Habis Ahmad Sahroni, Giliran Rumah Eko Patrio Diincar
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:29
Kemarahan publik terhadap DPR RI pecah hinga berujung pada perusakan dan penjarahan rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini menyampaikan alasannya melakukan kunjungan secara diam-diam di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran bantuan sosial (bansos), Rabu 28 Juli 2021.
Mensos Risma ingin mengetahui secara pasti dan nyata soal penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan pangan yang seharusnya sudah didistribusikan ke Kota Tangerang beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungannya ke kawasan Kecamatan Pinang, dan Kecamatan Karang Tengah tersebut, Mensos Risma yang mengenakan baju serba putih blusukan ke pemukiman warga tanpa adanya pengawalan dari petugas sekitar.
Tidak ada satupun pejabat setempat yang mendampingi, bahkan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah pun tidak terlihat.
Baca Juga :
"Saya ini Pak, Bu, sengaja tidak kasih tahu pemerintah setempat ya. Saya sendiri mau tahu langsung bagaimana masyarakat menerima bantuan sosial ini," kata Risma.
Risma menuturkan, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan dengan mencocokkan kartu identitas penerima dengan daftar penerima BST.
Pendamping menjalankan amanat yakni memberikan informasi kepada para penerima bansos dengan jujur.
"Jika ada yang tidak jujur dan bahkan minta-minta kepada penerima, kasih tahu saya, biar langsung saya yang tindak," jelas Risma.
Kemarahan publik terhadap DPR RI pecah hinga berujung pada perusakan dan penjarahan rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 berhasil mencatatkan capaian luar biasa dengan total transaksi mencapai Rp25,19 triliun selama gelaran berlangsung pada 14–24 Agustus 2025 di 400 pusat perbelanjaan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah pemeriksaan yang menampilkan gambaran pembuluh darah otak secara detail dengan menghilangkan bayangan tulang dan jaringan sekitarnya.
Indonesia kembali dalam keadaan darurat. Demonstrasi ribuan masa datang untuk menggelar aksi. Mereka ingin mengungkapkan ekspresi mereka kepada sang Wakil Rakyat. Tak bisa dipungkiri oleh kita bahwa setiap kali DPR melahirkan kebijakan kontroversial