Connect With Us

Najis ! Coki Pardede Gunakan Sabu Disuntik Lewat Dubur

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 3 September 2021 | 19:59

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Pratomo Widodo saat di wawancarai awak media terkait Reza Pardede atau Coki Pardededi Polres Metro Tangerang Kota, Jumat 3 September 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Reza Pardede atau Coki Pardede mengkonsumsi narkoba jenis sabu dengan cara disuntik melalui duburnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Pratomo Widodo mengatakan, cara penggunaan sabu Coki Pardede dapat berakibat fatal. 

"Si coki sudah kita lakukan interogasi terkait dengan bagaimana cara dia menggunakan sabu ini kan tidak lazim ya," kata Pratomo di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat 3 September 2021. 

Namun dalam praktiknya, lanjut Kasat, Coki melakukan riset terlebih dahulu. Coki mendapatkan cara tersebut dari hasil pencarian di internet.

"Cuma dia itu melihat riset ya searching di Google cara caranya. Jadi dia punya ukuran tertentu yang di tubuhnya itu kuat. Jadi dicoba dulu dari sedikit, dari sedikit dicoba misalnya satu mili sabu, kemudian dilarutkan di air panas ya," ungkapnya. 

Baca Juga :

"Kurang lebih sekitar 5 mili. Dicoba dulu. Nah ketika dicoba, dia merasa lebih enak. Dia mulai tambah dikit. Jadi dia menyampaikan dua mili, kemudian dicampur dengan air sekitar 10 mili. Itu kemampuan tubuhnya dia," tambah Kasat. 

Menurut Kasat cara penggunaan yang dilakukan Coki terbilang ekstrim. Apalagi narkoba tersebut dapat merenggut nyawanya sendiri. 

"Jadi dia punya standarnya sendiri untuk mencampurnya ini. Ya jadi ini merupakan metode yang membahayakan dari pada pengguna. Apa lagi narkoba," jelasnya. 

Meski begitu dari pengakuan Coki, lanjut Kasat, metode menggunakan narkotika seperti itu dapat membuatnya merasakan sensasi yang berbeda. 

"Jadi dia merasakan kenikmatannya lebih berbeda. Dia kan sudah mencoba juga dengan yang dibakar. Terus kemudian yang disuntik ini, kenikmatannya lebih nendang. Kemudian apabila, sesekali dia menggunakan dari dubur. Jadi jarum suntik itu dia lepas, kemudian diambil dari cara yang tadi, sama," jelasnya. 

Kasat menambahkan, Coki sudah mulai menggunakan narkoba sejak kuliah. Dirinya mengaku sering mencoba untuk berhenti namun tidak bisa. 

"Mulai aktif itu satu tahunan ke belakang ya. Dia mengenal narkoba ini udah dari masa kuliah. Terus berusaha berhenti, tapi ndak bisa. Dia maksimal berhenti lima bulan. Dia sampaikan ke saya, lima bulan tapi dia pengen lagi. Ya mulai aktif lagi setahun belakangan," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

KOTA TANGERANG
Aturannya Masih Berlaku, Sachrudin Bantah Isu Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

Aturannya Masih Berlaku, Sachrudin Bantah Isu Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

Senin, 19 Januari 2026 | 12:16

Wali Kota Tangerang Sachrudin membantah informasi yang beredar di masyarakat terkait isu perubahan Peraturan Daerah Nomor 7 dan Nomor 8 Tahun 2005.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill