Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:37
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TANGERANGNEWS.com-Bentrok antara sekelompok organisasi masyarakat (ormas) dengan debt collector atau penagih hutan yang berawal di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, berlanjut hingga aksi sweeping.
Sweeping dilakukan anggota ormas karena ada rekan mereka yang dikabarkan menderita luka bacok saat terjadi bentrokan.
Dalam sweeping tersebut, pihak ormas mengendarai sepeda motor dan melakukan konvoi pada Rabu 20 Oktober 2021 dini hari.
"Iya, pada konvoi ramai untuk sweeping," kata S, warga setempat kepada TangerangNews.
Baca Juga :
Dia juga menyebut, dalam sweeping pihak ormas membawa peralatan seperti bambu yang berukuran besar. "Pada bawa barang itu bambu," ungkapnya.
Adapun berdasarkan informasi yang didapat dari sumber Kepolisian, bentrokan terjadi karena salah satu anggota ormas diduga dipukul saat melakukan musyawarah dengan debt collector terkait penarikan seunit mobil di salah satu kantor perusahaan pembiayaan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim belum memberikan respons saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal perkembangan bentrokan ini.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TODAY TAGHari ini kita berkumpul di hari yang Agung. Hari pengorbanan, hari ketundukan hamba kepada Sang Khalik Allah Swt., hari raya Iduladha. Iduladha bukan sekadar tentang hewan kurban, juga bukan sekadar takbir.
Gudang milik perusahaan eksportir sawit, PT MMS, di Kawasan Pergudangan Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, digeledah tim penyidik dari Bareskrim Polri.
Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 menunjukkan dinamika baru dalam dunia pendidikan di Provinsi Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews