Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York
Rabu, 5 November 2025 | 12:34
Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.
TANGERANGNEWS.com-Bentrok antara sekelompok organisasi masyarakat (ormas) dengan debt collector atau penagih hutan yang berawal di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, berlanjut hingga aksi sweeping.
Sweeping dilakukan anggota ormas karena ada rekan mereka yang dikabarkan menderita luka bacok saat terjadi bentrokan.
Dalam sweeping tersebut, pihak ormas mengendarai sepeda motor dan melakukan konvoi pada Rabu 20 Oktober 2021 dini hari.
"Iya, pada konvoi ramai untuk sweeping," kata S, warga setempat kepada TangerangNews.
Baca Juga :
Dia juga menyebut, dalam sweeping pihak ormas membawa peralatan seperti bambu yang berukuran besar. "Pada bawa barang itu bambu," ungkapnya.
Adapun berdasarkan informasi yang didapat dari sumber Kepolisian, bentrokan terjadi karena salah satu anggota ormas diduga dipukul saat melakukan musyawarah dengan debt collector terkait penarikan seunit mobil di salah satu kantor perusahaan pembiayaan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim belum memberikan respons saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal perkembangan bentrokan ini.
Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.
TODAY TAG-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul
Pengamat Kebijakan Publik dan Politik dari Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten perlu mengambil peran lebih aktif sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat terkait kondisi pengelolaan sampah
Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews