Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Massa gabungan yang mengatasnamakan Barisan Perjuangan Rakyat Tangerang (Baperan) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
Pasalnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tidak menemui mereka dalam aksi demo menuntut Pemkot Tangerang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Demo massa gabungan dari elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan, ojek online, dan pegiat sosial tersebut berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 19 September 2022.
"Kami menyatakan sikap mosi tidak percaya sama Pemkot Tangerang," jelas Reza Setiawan, Ketua DPC GMNI Kota Tangerang.

Reza menuturkan, pihaknya menolak ditemui Asisten Daerah (Asda) Rakhmansyah yang mewakili Pemkot Tangerang. Menurutnya, massa ingin ditemui orang nomor satu di Kota Tangerang, yakni Arief R Wismansyah.
Adapun massa ingin Wali Kota Tangerang menandatangani paktaintegritas terkait penolakan kenaikan harga BBM.
Baca Juga :
"Demo memang sudah selesai tadi. Kami mulai demonya siang. Nah, kami ditemui sama Asda, cuma kami menolak. Jadi kami nyatakan sikap mosi tidak percaya, dan akan kembali turun aksi," katanya.
Pegiat sosial, Saipul Basri menyatakan, bahwa pihaknya akan terus menggaungkan isu penolakan BBM di Kota Tangerang.
"Sampai pemerintah daerah menyampaikan ke pemerintah pusat untuk segera menurunkan dan menetapkan tidak ada kenaikan BBM," tuturnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews