Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Massa gabungan yang mengatasnamakan Barisan Perjuangan Rakyat Tangerang (Baperan) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
Pasalnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tidak menemui mereka dalam aksi demo menuntut Pemkot Tangerang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Demo massa gabungan dari elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan, ojek online, dan pegiat sosial tersebut berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 19 September 2022.
"Kami menyatakan sikap mosi tidak percaya sama Pemkot Tangerang," jelas Reza Setiawan, Ketua DPC GMNI Kota Tangerang.

Reza menuturkan, pihaknya menolak ditemui Asisten Daerah (Asda) Rakhmansyah yang mewakili Pemkot Tangerang. Menurutnya, massa ingin ditemui orang nomor satu di Kota Tangerang, yakni Arief R Wismansyah.
Adapun massa ingin Wali Kota Tangerang menandatangani paktaintegritas terkait penolakan kenaikan harga BBM.
Baca Juga :
"Demo memang sudah selesai tadi. Kami mulai demonya siang. Nah, kami ditemui sama Asda, cuma kami menolak. Jadi kami nyatakan sikap mosi tidak percaya, dan akan kembali turun aksi," katanya.
Pegiat sosial, Saipul Basri menyatakan, bahwa pihaknya akan terus menggaungkan isu penolakan BBM di Kota Tangerang.
"Sampai pemerintah daerah menyampaikan ke pemerintah pusat untuk segera menurunkan dan menetapkan tidak ada kenaikan BBM," tuturnya.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
Entah karena sial atau bodoh yang dialami seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial FNS, 27, di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews