Connect With Us

Massa Gabungan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Terhadap Pemkot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 19 September 2022 | 17:56

Massa Barisan Perjuangan Rakyat Tangerang (Baperan) menggelar aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 19 September 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Massa gabungan yang mengatasnamakan Barisan Perjuangan Rakyat Tangerang (Baperan) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Pasalnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tidak menemui mereka dalam aksi demo menuntut Pemkot Tangerang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Demo massa gabungan dari elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan, ojek online, dan pegiat sosial tersebut berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 19 September 2022.

"Kami menyatakan sikap mosi tidak percaya sama Pemkot Tangerang," jelas Reza Setiawan, Ketua DPC GMNI Kota Tangerang.

Reza menuturkan, pihaknya menolak ditemui Asisten Daerah (Asda) Rakhmansyah yang mewakili Pemkot Tangerang. Menurutnya, massa ingin ditemui orang nomor satu di Kota Tangerang, yakni Arief R Wismansyah.

Adapun massa ingin Wali Kota Tangerang menandatangani paktaintegritas terkait penolakan kenaikan harga BBM.

Baca Juga :

"Demo memang sudah selesai tadi. Kami mulai demonya siang. Nah, kami ditemui sama Asda, cuma kami menolak. Jadi kami nyatakan sikap mosi tidak percaya, dan akan kembali turun aksi," katanya.

Pegiat sosial, Saipul Basri menyatakan, bahwa pihaknya akan terus menggaungkan isu penolakan BBM di Kota Tangerang.

"Sampai pemerintah daerah menyampaikan ke pemerintah pusat untuk segera menurunkan dan menetapkan tidak ada kenaikan BBM," tuturnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill