Connect With Us

Zaki, Djarot dan WH Bertemu, Bahas 16 Persoalan Tangerang-Jakarta

Yudi Adiyatna | Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:00

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Gubernur Banten Wahidin Halim (berpeci) seusai membahas kerja sama antar daerah. (@TangerangNews 2017 / Istimewa)



TANGERANGNEWS.com-Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bertemu dengan Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim  dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk membahas 16 pokok perjanjian kerja sama antar provinsi di Balai Kota, DKI Jakarta, Rabu (23/8/2017). BACA JUGA : Koridor 13 Transjakarta, Hadiah Kemerdekaan Bagi Warga Kota Tangerang

Ada pun yang dibahas dalam perjanjian kerja sama untuk mengatasi persoalan Tangerang dengan DKI Jakarta itu diantaranya adalah : a. Pembangunan Perluasan Angkutan Masal Berbasis Rel Jakarta Kabupaten Tangerang;

b. Pembangunan Perluasan Jalur Sistem Busway Jakarta Kabupaten Tangerang;

c. Pembangunan Terminal di Wilayah Kabupaten Tangerang.

d. Pembangunan Park and Ride di Wilayah Kabupaten Tangerang.

f. Normalisasi Sungai Lintas Batas Wilayah Provinsi DKI Jakarta dengan Wilayah Provinsi Banten/Kabupaten Tangerang.

g. Revitalisasi Situ-situ di Wilayah Kabupaten Tangerang. Pembuatan Sumur Resapan dan Biopori di Wilayah Kabupaten Tangerang.

h. Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Regional di Wilayah Kabupaten Tangerang.

i. Penggunaan Bahan Bakar Gas'untuk Kendaraan bermotor di Wilayah Kabupaten Tangerang.

j. Pembangunan Akses Penghubung dari Wilayah Provinsi DKI Kepulauan ke Wilayah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

k. Pengembangan/Pembangunan Pelabuhan di Wilayah Kabupaten Tangerang.

l. Pembangunan Sistem Pusat Distribusi Agrobisnis di Kabupaten Tangerang dan,

m. Penanggulangan Bencana dan Ketertiban Umum di wilayah perbatasan.

n. Pengembangan dan Penataan Perumahan di Wilayah Kabupaten Tangerang.

o. Pengembangan Destinasi Wisata di Wilayah Kabupaten Tangerang.

p. Pengembangan Potensi Kemaritiman di Wilayah Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA : Kunjungi Desa Kohod, Iriana Jokowi Disambut Antusias Warga

Kedua provinsi tersebut sepakat kerja sama juga soal pembangunan jembatan dari pulau reklamasi C dan D di Jakarta Utara dengan pantai Dadap di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Jakarta dan Banten juga berencana mengembangkan Kepulauan Seribu. Alasannya, secara pemerintahan Kepulauan Seribu berada di wilayah DKI Jakarta. Namun secara geografis posisinya lebih dekat dengan Kabupaten Tangerang.

"Kami berharap kerja sama ini bisa diperluas,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim. (DBI)

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill