Connect With Us

Pria Tewas Dibacok Kelompok Massa Tak Jauh dari Green Lake

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 21 Juni 2020 | 17:27

Seorang pria terkapar bersimbah darah akibat dibacok sekelompok massa, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Insiden pembacokan terjadi di Jalan Kresek, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2020).

Lokasi pembacokan ini tak jauh dari kawasan Green Lake, Kota Tangerang.  Namun, belum diketahui apakah peristiwa sadis itu berkaitan dengan aksi penembakan di Cluster Australia, yang diduga dilakukan sekelompok massa.

Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan kejadian pembacokan terjadi pukul 13.00. Korban berinisial YCR, 46. "Awalnya dugaan penganiayaan," ujarnya melalui pesan suara. 

Baca Juga :

Dalam video yang diterima TangerangNews, korban seorang pria tampak terkapar bersimbah darah. Meski kondisinya tak berdaya, korban masih bergerak.

Khoiri mengatakan korban pembacokan tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RS Puri Kembangan. 

Adapun pelaku pembacokan berjumlah lima orang yang diduga berasal dari sebuah kelompok massa. Para pelaku tersebut masih dalam pengejaran. "Masih dalami kita masih di lapangan, masih kejar," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill