TangerangNews.com

Organda Minta Pemkot Tangerang Kaji Mendalam Wacana Angkot Modern

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:10 | Dibaca : 625


Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, saat melakukan uji coba angkutan kota (angkot) dengan fasilitas mewah layaknya mobil pribadi, Jumat (9/8/2019). (@TangerangNews / Dokumentasi Humas Pemkot Tangerang)


 

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mewacanakan akan menghadirkan angkutan kota (angkot) modern  berfasilitas layaknya mobil pribadi tahun 2020 mendatang. Organisasi Angkutan Darat (Organda) meminta wacana itu dikaji lebih mendalam.

"Kami menyetujui pola kehadiran angkot modern yang bertujuan memperbaiki layanan. Tetapi kami rasa perlu kajian mendalam," ujar Edi Faisal Lubis, Ketua Organda Kota Tangerang kepada TangerangNews, Selasa (13/8/2019).

Edi menjelaskan, Organda setuju dengan wacana kehadiran angkot modern yang dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC) serta pintu otomatis tersebut. Namun, kehadiran angkot tersebut jangan sampai memunculkan masalah.

Sehingga, kata Edi, kajian mendalam perlu melibatkan pihak operasional angkot konvensional, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) serta pihak pelayanan angkutan umum lainnya.

"Harus ada sinkronisasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Banten untuk menyikapi hal ini. Jadi, jangan dikaji di lingkup Kota Tangerang saja, karena nanti terjadi gejolak," jelasnya.

#GOOGLE_ADS#

Bca Juga :

Edi menambahkan, saat ini pun Pemkot Tangerang masih belum melibatkan para pihak terkait itu.

"Sampai hari ini, baru sosialisasi di Kota Tangerang tanpa melibatkan mereka. Harusnya dilibatkan seperti apa sosialisasi kepada mereka. Intinya biar jangan terjadi kecemburuan sosial," pungkasnya.

Wacana kehadiran angkot modern yang akan beroperasi di Kota Tangerang pada 2020 disampaikan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah beberapa waktu yang lalu.

Arief menyampaikan, angkot modern yang diproduksi PT Suzuki Indomobil Sales ini dapat menciptakan transportasi umum yang aman, nyaman dan tepat waktu.

Ia juga mengatakan, angkot baru ini nantinya akan terintegrasi dengan bus rapid trans (BRT) sehingga tidak ada lagi angkot yang "ngetem" karena telah sesuai dengan trayek-trayek dan jalur yang ada.

"Teman-teman Dishub (Dinas Perhubungan) sedang mendata berapa angkot yang saat ini beroperasi di jalan. Mungkin dalam kurun waktu 6 (enam) bulan ini," kata Arief selepas menjajal angkot modern di halaman Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (9/8/2019).(RMI/HRU)