Connect With Us

Final Futsal Porkab Tangerang: Futsal Putri Panongan Ditekuk Curug 2-0

Mohamad Romli | Jumat, 13 Oktober 2017 | 07:00

Atlet, official serta pelatih tim futsal Kecamatan Curug berpose bersama usai menerima pengalungan medali emas (@TangerangNews 2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Tim futsal putri Kecamatan Curug berhasil mempersembahkan medali emas bagi kontingen Kecamatan Curug setelah berhasil menaklukkan Kecamatan Panongan dengan skor 2-0 pada pertandingan final Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tangerang, Kamis (12/10/2017).

Pertandingan yang digelar di gedung olahraga mini Raihan, Kelapa Dua tersebut cukup menegangkan, karena kedua tim saling menunjukan tembakan terbaiknya untuk bisa membobol gawang lawan.  Tempo permainan dengan durasi 2x15 menit tersebut pun cenderung tinggi. Bahkan pola bermain para atlet pun cenderung kasar, kedua tim saling serang.

BACA JUGA : Bupati Zaki sukses memanah, Porkab Tangerang Resmi Dibuka

BACA JUGA : Porkab Tangerang: Curug Borong Emas Pencak Silat, Panongan Sementara Unggul

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak pertama berakhir, belum ada satu goal pun yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Gol pertama baru tercipta melalui tendangan Risma, pemain dengan nomor punggung 9 di menit awal babak kedua. Kapten tim futsal putri Curug tersebut kemudian menggenapkan kemenangan sebelum wasit meniup peluit panjang dibabak kedua.  Dia kembali membobol gawang Panongan melalui tendangan kaki kanannya.

 



"Saya cukup puas dengan hasil pertandingan ini dan kami sangat bangga bisa meraih medali emas," ujar Risma kepada Mohamad Romli, reporter TangerangNews.com. Dibabak final tim putra, Kecamatan Curug kembali meraih emas setelah berhasil menghadang laju skuad muda Sepatan dengan skor 5-2. Keberhasilan tersebut disambut gegap gempita seluruh tim dan official yang diasuh oleh pelatih Danu Saputra tersebut.
 
"Kami sudah berhasil meraih target, mengawinkan perolehan emas di pertandingan futsal ini. Semua berkat kekompakan dan perjuangan pemain, official serta para pendukung kami," ujar Danu Saputra.  Dengan keberhasilan tersebut, Danu akan mempersiapkan timnya untuk tampil lebih baik diajang pekan olah raga provinsi Banten (Porprov) tahun 2018 mendatang.

Hasil keseluruhan perolehan medali Porkab Tangerang cabang futsal tersebut dikelompok putra perak diraih Sepatan.  Sementara Balaraja berhasil meraih perunggu setelah menundukkan Kosambi dengan skor 2-6. Di tim Putri, Panongan berhasil mengantongi perak. Sementara perunggu diraih Balaraja setelah berhasil mengalahkan Mauk dengan skor 5-2.

"Ajang Porkab kali ini untuk pembinaan nanti Porvov Banten yg akan dilaksanakan di Kabupaten Tangerang. Pada Porprov mendatang kami menargetkan meriah medali emas baik di tim futsal putra dan putri serta di cabang sepakbola," ujar Hamzah, divisi pembinaan PSSI Kabupaten Tangerang. (DBI/DBI)

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill