Connect With Us

Bentrok di Pondok Aren, 1 Luka serius, 1 Lengan Putus

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 Mei 2015 | 08:54

Ilustrasi Bentrok (Sumber Google / TangerangNews)


TANGSEL-Dua orang petugas Satpam Cluster Sabar Ganda Asri 1, yang berlokasi di Jalan Raya Ceger RT 3/1 Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel mengalami luka serius bahkan ada salah satu korban yang lengannya mengalami putus.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (20/5) malam. Dua orang tersebut adalah Jadut,46, warga Peninggilan RT 1/5 Ciledug, Kota Tangerang. Sedangkan  Edy Junaidi,25,  yang merupakan anak dari Jadut lengannya putus.

Keduanya lalu dibawa ke RS Aminah,Petukangan, Larangan, Kota Tangerang. Diduga bentrokan tersebut terjadi karena persoalan pribadi, sebab kedua kubu merupakan anggota Forum Betawi Rempug (FBR).

Bermula ketika korban Jadut, 46, dan  Edy Junaidi, 25, sedang berada di Pos Satpam Cluster Ganda Asri 1 Pondok Karya. Lalu mereka didatangi oleh tiga orang yang dikenal dari kelompok FBR dengan membawa senjata tajam.



Ketiganya diduga bernama, Jamal alias Jambu, Boyono dan Bobi alias Bronson. Lalu sempat terjadi adu mulut antara pelaku dengan korban hingga terjadi perkelahian.

Korban Edy dibacok dengan samurai hingga pergelangan tangan sebelah kirinya putus dan juga luka bacok dikedua bagian paha. Sedangkan Jadut mengalami luka dibagian leher bagian belakang dan luka sobek di bagian lutut.

Setelah pertikaian tersebut pelaku melarikan diri. Sedangkan korban ditolong warga sekitar dilarikan ke RS Aminah.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Bachtiar Alfonso membenarkan peristiwa tersebut.

Pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian  berupa dua unit kendaraan roda dua milik korban, senjata tajam berupa samurai dan senjata tajam  yang menyerupai gergaji, serta tangan sebelah kiri korban Edi Junaidi yang tertutup helm hitam.

"Kita masih selidiki peristiwa ini," kata Kapolsek. (RAZ)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:27

Kesempatan bagi para desainer, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum untuk mengukir identitas budaya Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill