Connect With Us

Dirampok Saudara Sendiri, Istri Kritis & Fajar akhirnya Tewas

Denny Bagus Irawan | Senin, 5 Oktober 2015 | 14:26

| Dibaca : 3481

Ilustrasi Pisau Berdarah (istimewa / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Fajar Jatmiko,35, warga Jalan Maharta 12 Blok B22/16 RT 7/10 Kompleks Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya tewas.


 Dia tewas di RS Bhakti Asih, Ciledug, Kota Tangerang  setelah ditebas oleh saudaranya sendiri, yakni Imron yang diberikan tumpangan untuk menginap di kediaman milik Fajar.


"Iya benar, dia (Fajar) sudah meninggal. Dia meninggal di RS, sedangkan istrinya masih menjalani perawatan secara intensif karena sama -sama menderita luka sobek akibat senjata tajam yang cukup parah," kata Kasubag Humas Polres Tangerang AKP H Mansuri, Senin (5/10/2015).
Mansuri juga membenarkan jika Fajar adalah seorang pegawai di Kementerian Pekerjaan Umum.

"Makanya banyak yang hadir ke rumahnya, " katanya.

Hingga kini, kata Mansuri, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mengenai penyebab Imron dan rekannya, yang juga masih bersaudara dengan Fajar nekat melakukan tindakan perampokan sampai sekeji itu. "Kalau motif sudah jelas karena ingin mengusai harta benda korban, tetapi soal kenapa dia melakukan itu kami masih menyelidikinya," kata Mansuri.

Seperti diketahui : #2 Pria Menyerang Pasutri yang mempersilahkan mereka menginap di Pondok Aren

#Penyerangan Pasutri di Pondok Aren, Motifnya Ingin Merampok



 
 

MANCANEGARA
Napoleon, Ikan dari Indonesia Mulai Muncul Lagi

Napoleon, Ikan dari Indonesia Mulai Muncul Lagi

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:45

TANGERANGNEWS.com-Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus)adalah ikan yang hidup diperairan terumbu karang. Konon dinamakan ikan Napoleon karena bentuk tonjolan di kepala ikan ini

BANTEN
Nyaris Roboh, Rumah Nenek Sarfiah Dibangun TNI

Nyaris Roboh, Rumah Nenek Sarfiah Dibangun TNI

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:42

TANGERANGNEWS.com-Nenek Sarfiah, 80, tinggal sebarang kara di rumah tak layak huni di Pejaten, Kelurahan Cikerai, Cilegon. Sarfiah tinggal selama

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi