Connect With Us

Sidak ke Operator Parkir, Dishub Tangsel Kebingungan

Denny Bagus Irawan | Selasa, 9 Februari 2016 | 16:56

Kepala Dishub Kota Tangsel Sukanta saat melakukan sidak tarif parkir mahal di ruko Golden Road. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan inspeksi (sidak) mendadak ke operator parkir yang menjadi rekanannya, yakni PT Pan Satria Sakti, Selasa (9/2/2016).

Hal itu dilakukan lantaran banyaknya  komplain atas tarif parkir yang diberlakukan di ruko Golden Road yang ada di belakang ITC BSD Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Kota Tangsel.

Sidak dilakukan langsung oleh Kepala Dishub setempat, Sukanta. 

Baca Juga : PT Pan Satria Sakti Gertak Dishub Tangsel

 

Meski awalnya terlihat garang kepada petugas parkir yang mengeluarkan tiket, tetapi akhirnya Sukanta bungkam karena dirinya merasa tak ada bukti dalam sidak itu. Apalagi saat digertak seorang karyawan operator itu.

 “Mana kantor kamu, eh luh enggak takut sama gue yah, gue gaplok luh, apa luh mau atasan luh gue suruh pecat luh,” ujar Sukanta kepada petugas parkir yang bertugas mengeluarkan tiket.

Sontak petugas pakir kebingungan, lantaran dia harus memilih ikut perintah Sukanta atau dia terus menjaga posnya untuk bekerja.

Namun, akhirnya karyawan itu menunjukan kepada Sukanta para atasannya yang sedang duduk dipinggir sebuah ruko.

Rupanya, PT Pan Satria Sakti tidak memiliki kantor di lokasi, mereka hanya menggunakan sebuah pos masuk dan keluar parkir untuk dijadikan kantor.

Kemudian dua orang atasan petugas parkir itu menemui Sukanta.  

Setelah Sukanta menunjukan sebuah tiket parkir milik wartawan yang diketahui harga masuknya tak wajar, yakni Rp4.000, sang atasan bernama Jimmy menyatakan tarif itu sudah sesuai.

”Kan memang Rp2.000 untuk parkir motor, sedangkan untuk mobil Rp4.000 apa yang salah,” kata Jimmy.    Mendengar itu, Sukanta terdiam dan menghubungi Direktur PT Pan Satria Sakti Budi Hartono. 

Selanjutnya Baca : PT Pan Satria Sakti Gertak Dishub Tangsel

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill