Connect With Us

PT Pan Satria Sakti Gertak Dishub Tangsel

Denny Bagus Irawan | Selasa, 9 Februari 2016 | 17:24

Kepala Dishub Kota Tangsel Sukanta saat melakukan sidak tarif parkir mahal di ruko Golden Road. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG- PT Pan Satria Sakti  sebagai operator parkir yang menjadi rekanan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggertak pemerintah daerah. 

Hal itu terjadi pasca Dishub melakukan sidak atas aduan masyarakat mengenai tarif parkir yang tak wajar di ruko Golden Road yang ada di belakang ITC BSD Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (9/2/2016).

 

Baca Juga : Dishub Kota Tangerang Bingung saat Sidak

 

Direktur PT Pan Satria Sakti Budi Hartono yang tak lama mendatangi lokasi karena dihubungi Kepala Dishub Kota Tangsel Sukanta menyatakan, meski ada kesalahan tarif parkir pihaknya siap tidak lagi bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Budi mengakui, bahwa  ada kesalahan dalam tarif parkir yang diberlakukan pihaknya. “Itu kesalahan bukan Rp4.000 untuk mobil, tapi Rp3.000,” ujar Budi.

Budi mengatakan, pihaknya hanya bermaksud  membantu pemerintah daerah untuk menarik retribusi dengan semangat smart city sebagaimana yang digadang-gadang Wali Kota Tangsel.

“Kalau kami kan setoran real time, begitu ada yang bayar langsung masuk ke kas daerah, kami ini membantu pemda meningkatkan pendapatan,” ujar Budi.

Adapun teknologi yang diberilakukan saat ini masih terkendala di ruko Golden Road  karena pasokan listrik yang masih menjadi masalah.

“Ya wajar menurut saya ada masalah, karena kami masih uji coba. Tapi kalau nanti Dishub memutus kerjasama ini kami pun siap angkat kaki,” ujarnya.

Sukanta sendiri menyatakan rasa salutenya kepada perusahaan itu. “Itu namanya kooperatif,” katanya saat dihubungi wartawan.  

Sayangnya saat Budi datang ke lokasi, Sukanta sedang ada keperluan untuk bertemu dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

 

Baca Juga : Jenazah Pengemudi Go-jek dan Istrinya Dimakamkan Satu Liang

 

Sukanta mengatakan, memang harus ada bukti terlebih dahulu kalau PT Pan Satria Sakti telah melanggar dari aturan kerjasama dengan Dishub.

Pasalnya, status lokasi parkir di daerah tersebut adalah izin pemanfaatan lahan yang saat ini sedang meminta legal opinion dari Kejaksaan Negeri Tigaraksa.

“Kalau tarif parkir segitu ya wajar, karena mereka membayar Rp500 untuk asuransi kendaraan hilang. Mengenai kerjasama dengan mereka, saat ini kami sedang meminta legal opinion dari Kejaksaan, karena kalau ditender akan ramai, kalau penunjukan langsung juga ramai,” katanya.

 

KOTA TANGERANG
Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:22

Pria berinisial MAF, 27, ditangkap polisi usai menusuk seorang pemuda hingga tewas di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

BISNIS
1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

Senin, 15 Juni 2026 | 19:15

Pertumbuhan investasi di Kabupaten Tangerang ikut mendorong perubahan wajah Gading Serpong dari kawasan hunian menjadi salah satu koridor komersial baru di barat Jakarta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill