Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNews.com-MW seorang pria berusia 32 tahun, warga Jalan Panti Asuhan RT 01/ 12 No.4 Kelurahan Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel tega membunuh anak dua tahun yang merupakan anak dari kekasihnya.
Menurut Kapolres Kota Tangsel AKBP Ayi Supardan, tersangka memukuli korban Adnan Algazhali karena mendapat aduan dari kekasihnya, yang tidak lain ibu dari korban bahwa korban sering mencaci maki ibunya. “Tersangka kesal kepada korban,karena korban nakal dan sering memaki ibunya dengan kata-kata binatang,” ujar Ayi, Rabu (16/11/2016). Baca Juga : Pembunuhan di Tangsel, Pelaku Habisi Anak Pacar karena kasar
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/11/2016). Pihaknya, kata dia, melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel telah ungkap kasus kekerasan terhadap anak tersebut. “Tersangka terancam Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2002 atas perubahan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak berdasarkan Jo pasal 338 KUHP jo pasal 351 ayat (3) KUHP,” katanya.
Petugas hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan visum sementara dari RSUD Kota Tangsel. Adapun peristiwa itu bermula saat, hari itu korban bersama ibu yang juga kekasih dari tersangka dijemput oleh tersangka dari rumah korban. “Korban dan ibunya dijemput di rumahnya di daerah Bintaro Permai. Selanjutnya korban di ajak kerumah tersangka ke Kampung Ceger. Saat di rumah tersangka itu, ibu korban bercerita kepada tersangka bahwa dia kesal kepada anaknya, karena nakal dan sering memaki ibunya,” katanya.
Karena kesal mendengar aduan ibu korban yang merupakan kekasih tersangka, selanjutnya tersangka memukuli korban menggunakan tangan kosong pada bagian badan, kepala , tangan serta kakinya. Sehingga korban mengalami luka memar dan sesak nafas. Lalu korban di bawa ke RS Sari Asih Ciledug. “Tetapi, akhirnya di rujuk ke RSUD Kota Tangsel. Namun, setelah dilakukan perawatan pertama di RSUD, korban meninggal dunia,” ujarnya.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews