Connect With Us

Pembunuhan di Tangsel, Pelaku Habisi Anak Pacar karena kasar

Denny Bagus Irawan | Rabu, 16 November 2016 | 14:00

Tersangka pembunuh Adnan. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-MW,32, tersangka pembunuhan terhadap anak dari kekasihnya karena kasar saat berbicara pada orangtuanya. “Ibunya curhat ke saya, dia bilang Adnan ini miniru seperti ayah kandungnya, kasar sekali,” ujar MW saat ditanya wartawan dihadapan petugas Polres Kota Tangsel, Rabu (16/11/2016).

Adnan Alghzali yang masih berusia 3 tahun kurang dua bulan diketahui adalah anak dari hasil hubungan gelap antara sang ibu Desti Wulandari dengan seorang pria yang kabur saat mengetahui Desti hamil. “Hasil hubungan gelap dengan mantan pacarnya. Kalau saya baru ada hubungan dengan ibu korban sekitar dua bulan,” ujarnya.

Ketika memukuli Adnan, MW memasukannya ke dalam lemari. Namun, Adnan sama sekali tidak menangis kesakitan. Peristiwa itu terjadi di depan Desti. Namun, Desti diam saja. Baca Juga : Tukang Urut Gadis yang diduga disiksa ibu tiri melihat badan Sania Biru-biru

“Mungkin karena terlalu sakit,” ujar Kapolres Kota Tangsel AKBP Ayi Supardan. Kapolres mengatakan,  ibu korban diketahui memiliki usaha di sebuah pasar. “Ibunya hingga saat ini masih saksi, pelaku duda. Ancaman dari hukuman kepada tersangka 15 tahun penjara. Baca Juga : Pacar Ibu Bunuh Anak 2 tahun di Tangsel

SPORT
Panduan Memilih Sepatu Saucony Endorphin Series Sesuai Gaya Lari

Panduan Memilih Sepatu Saucony Endorphin Series Sesuai Gaya Lari

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:02

Pernah merasa performa lari jalan di tempat atau malah kaki sering terasa pegal berlebih setelah latihan? Masalah ini sering kali bukan karena kamu kurang latihan, tapi bisa jadi karena sepatu yang kamu gunakan tidak sesuai dengan kebutuhan kaki.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill