Connect With Us

Nenek yang diserang di Posko Ormas Pemuda Pancasila Tangsel Akhirnya Meninggal

Yudi Adiyatna | Senin, 14 Agustus 2017 | 10:00

Ilustrasi sebuah posko organisasi massa. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Nenek yang diketahui bernama Elli, 73 tahun, korban penganiayaan orang tidak dikenal ,Minggu (13/8/2017) pagi kemarin akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Kabupaten Tangerang tadi malam. Diketahui Elli ditemukan di Posko Ormas Pemuda Pancasila di jalan Jelupang, Lengkong Karya,Serpong Utara, Kota Tangsel  dalam kondisi penuh darah. Pada pergelangan tangannya,  terputus diduga akibat serangan benda tajam. Baca Juga : Nenek Ditemukan dengan Tangan Putus di Posko Ormas

Warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Ketika itu, Elli masih dalam keadaan sadar. Kemudian langsung di bawa ke RS Medika BSD untuk mendapatkan pertolongan medis akibat darah yang tak henti-hentinya keluar dari pergelangan tangannya yang terputus. Pihak kepolisian membenarkan Elli sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

"Benar, wafat semalam jam 20.00 di RSUD Tangerang karena kehabisan darah," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Senin (14/8/2017) Menurut Alex, korban yang memang sehari-hari berada di posko ormas itu  merupakan seorang tunawisma. Sehingga sejak awal kejadian hingga wafatnya, belum ada satu pun pihak keluarga yang datang atau menghubungi pihak kepolisian.

"Sejak awal tak ada pihak keluarga yang dating. Bahkan  tindakan medis semuanya atas persetujuan penyidik," kata Alex. Hingga kini pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan lebih lanjut ihwal serangan sadis kepada Elli yang diusia senja tersebut .

Sebelumnya, Sekjen DPC Pemuda Pancasila Tangsel ,Irwan Pristiasya  membantah bahwa kejadian serangan terhadap Nenek Elli  tersebut ada kaitannya dengan ormas yang dipimpinnya "Jelas saya bantah. Enggak ada kaitanya sama PP. Itu hanya kebetulan saja dia sehari-hari menempati posko kosong tersebut," ungkap Iwan.(DBI)

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill