Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Nahas benar nasib yang dialami NZ,15 tahun. Salah seorang siswa SMP di Pamulang Tangsel mengalami pembacokan orang tidak dikenal saat dirinya berboncengan pulang bersama temannya, Rabu (23/8/2017) sore kemarin.
Mulanya, korban yang sedang mengenakan pakaian cokelat Pramuka dan temannya sedang berboncengan motor melewati Jalan Boulevard perumahan Villa Dago, Pamulang menuju ke rumahnya di Kampung Cilalung, Jombang, Ciputat. BACA JUGA : Belum Move On, Pria Ini Bacok Sahabat karena Dekati Mantan Istrinya
Namun,tiba-tiba datang dari belakang satu sepeda motor dengan penumpang dua orang langsung membacok korban dengan celurit dan mengenai tangan sebelah kanan. Melihat hal tersebut teman satu motor dengan korban langsung melarikan korban ke RSUD Tangsel untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Kamis (24/8/2017) mengatakan saat ini pihaknya sedang memburu pelaku pembacokan tersebut.
"Motifnya sedang kita dalami , dan kami sedang mempelajari rekaman cctv di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku" ujar Alexander.
Kini korban yang sempat dilarikan ke RSUD Tangsel tersebut sudah berangsur-angsur membaik kondisinya dan mendapatkan perawatan intensif dari pihak keluarga. BACA JUGA : Tolak Dipalak Preman, Imam Dibacok Berkali-kali di Pasar Kemis
"Korban sudah beraktivitas kembali,dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik" tuturnya.(RAZ)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews