Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Nahas benar nasib yang dialami NZ,15 tahun. Salah seorang siswa SMP di Pamulang Tangsel mengalami pembacokan orang tidak dikenal saat dirinya berboncengan pulang bersama temannya, Rabu (23/8/2017) sore kemarin.
Mulanya, korban yang sedang mengenakan pakaian cokelat Pramuka dan temannya sedang berboncengan motor melewati Jalan Boulevard perumahan Villa Dago, Pamulang menuju ke rumahnya di Kampung Cilalung, Jombang, Ciputat. BACA JUGA : Belum Move On, Pria Ini Bacok Sahabat karena Dekati Mantan Istrinya
Namun,tiba-tiba datang dari belakang satu sepeda motor dengan penumpang dua orang langsung membacok korban dengan celurit dan mengenai tangan sebelah kanan. Melihat hal tersebut teman satu motor dengan korban langsung melarikan korban ke RSUD Tangsel untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Kamis (24/8/2017) mengatakan saat ini pihaknya sedang memburu pelaku pembacokan tersebut.
"Motifnya sedang kita dalami , dan kami sedang mempelajari rekaman cctv di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku" ujar Alexander.
Kini korban yang sempat dilarikan ke RSUD Tangsel tersebut sudah berangsur-angsur membaik kondisinya dan mendapatkan perawatan intensif dari pihak keluarga. BACA JUGA : Tolak Dipalak Preman, Imam Dibacok Berkali-kali di Pasar Kemis
"Korban sudah beraktivitas kembali,dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik" tuturnya.(RAZ)
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews