Almarhumah Etik alias Echi pemandu karaoke yang tewas setelah melayani pelanggan. (@TangerangNews.com 2017 / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Setelah tewasnya salah seorang pemandu lagu bernama Echi Kamis (21/9/2017), tempat hiburan malam CC Karaoke di Ruko Golden Boulevard BSD, Serpong. Kota Tangsel tetap beroperasi normal dan melayani para pengunjung, Jumat (22/9/2017). BACA JUGA : Pemandu Lagu di Karaoke CC BSD Tewas setelah diboking Anggota Polri
Pantauan TangerangNews.com di lokasi terlihat tidak ada garis polisi (police line) yang terpasang. Dan operasional tempat hiburan yang sudah dua tahun beroperasi tersebut masih berjalan seperti biasanya. "Semalam liburnya mas karena kebetulan satu Muharram. Kalau sekarang normal beroperasi lagi, " ungkap salah seorang security CC Karaoke saat ditemui TangerangNews.com. BACA JUGA : Sarang Prostitusi, Satpol PP Segel Tempat Pijat di Ruko BSD
Selain itu, pria berbadan tegap ini pun menyebutkan belum ada pihak kepolisian yang datang ke lokasi tersebut untuk melakukan penyelidikan "Enggak ada tuh, belum ada polisi ke sini setelah kejadian itu," ungkapnya.
Sejumlah rekan kerja Echi pun sempat menyampaikan rasa dukanya melalui akun media social. “Iya teman-teman memang berduka, menulisnya di media social,” ujar Ipung saat dihubungi. Seperti diketahui pada Kamis (21/9/2017) seorang pemandu lagu di Karaoke CC yang berlokasi di Ruko Boulevard BSD City, Serpong , Tangsel bernama samaran Echi tewas setelah diduga meminum minuman keras yang disodorkan oleh salah seorang tamu. Kebetulan tamu tersebut diduga merupakan anggota kepolisian.(DBI)
Kota Tangerang kerap menjadi destinasi ibadah Tahun Baru Imlek warga Tionghoa dari berbagai wilayah. Sebab, sejumlah vihara atau klenteng bersejarah terletak di kota tersebut.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""