Connect With Us

Hari Disabilitas, WOM Finance Bantu Yayasan di Pamulang

Yudi Adiyatna | Selasa, 5 Desember 2017 | 22:00

| Dibaca : 424

Chief Human Capital Officer WOM Finance, Ekanto Wijonosunu, Memberikan bantunan berupa dana operasional kepada Yayasan Bhakti Luhur di kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Selasa (5/12/2017). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau yang lebih dikenal WOM Finance mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). 

Kali ini mengunjungi Yayasan Bhakti Luhur yang berlokasi di Perumahan Sinar Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (5/12/2017).

Kegiatan yang bertajuk  Peduli Masyarakat Disabilitas tersebut dihadiri oleh Chief Human Capital Officer WOM Finance, Ekanto Wijonosunu, Kepala Regional Jakarta, Tangerang, Serang (Jatase), Antonius Lijadi, serta perwakilan WOM Finance Kantor Cabang Ciputat Tangsel.

Kedatangan perwakilan WOM Finance tersebut, disambut langsung oleh 75 orang penghuni Yayasan Bhakti Luhur Pamulang. 

Dalam kesempatan tersebut, diwakili oleh Ekanto Wijonosunu, WOM Finance menyerahkan bantunan berupa dana operasional kepada Yayasan Bhakti Luhur, yang diterima secara simbolis oleh Suster Maria Magdalena Trikodianti Alma. Serta  memberikan bingkisan kepada seluruh penghuni Yayasan tersebut.

BACA JUGA: Sinar Mas & Purwadhika Berikan Beasiswa Pelatihan IT Untuk Lulusan SMA

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, dan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dan karyawan terhadap masyarakat khususnya penyandang disabilitas,"tutur Ekanto Wijonosunu.

Selain itu, dirinya pun berharap kegiatan tersebut bisa menjadi  moment positif dalam berbagi kebahagiaan bersama masyarakat disabilitas yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan dan membutuhkan bantuan. 

" Perusahaan juga secara berkelanjutan akan terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup komunitas dan inisiatif sosial lainnya,” tutur Ekanto Wijonosunu.

Yayasan Bhakti Luhur Jakarta sendiri mulanya berdiri tahun 1991 di Jakarta Barat. Yayasan ini awalnya hanya merawat anak-anak berkebutuhan khusus (ABK), dan pendidikan SLB saja. 

Namun, seiring berjalannya waktu dan banyaknya kebutuhan dari masyarakat luar, sehingga Yayasan ini berkembang hingga memiliki 75 orang penghuni disabilitas.(DBI/RGI)

NASIONAL
Dihadiri Jokowi, LDII Usulkan Fokus Pembangunan Nasional di Rakernas

Dihadiri Jokowi, LDII Usulkan Fokus Pembangunan Nasional di Rakernas

Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Rakernas yang diikuti 1.500 peserta dari tingkat Dewan Perwakilan Wilayah (Provinsi) dan Dewan Perwakilan Daerah (Kabupaten/kota), Kamis (11/10/2018).

TANGSEL
Begini Kata MUI Tangsel Soal Tudingan Mahasiswa Terhadap Puding HokBen

Begini Kata MUI Tangsel Soal Tudingan Mahasiswa Terhadap Puding HokBen

Jumat, 19 Oktober 2018 | 22:02

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris MUI Kota Tangsel Ustad Abdul Rojak angkat bicara terkait tudingan kelompok mahasiswa yang menyebut beberapa

"Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang sudah jadi tetapi berasal dari tindakan kita sendiri"

Tenzin Gyatso