Connect With Us

Bea Cukai Banten Ungkap 26 Kasus Penyelundupan Senilai Rp17 Miliar

Yudi Adiyatna | Selasa, 6 Maret 2018 | 13:00

| Dibaca : 873

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten Decy Arifinsjah bersama anggotanya menunjukan barang penyelundupan ilegal di Kantor Wilayah Bea Cukai Banten, Serpong, Tangsel, Selasa (6/3/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Selama Januari hingga Februari 2018, Kantor Wilayah Direktorat Bea Cukai Banten berhasil menindak 26 upaya penyelundupan beberapa barang ilegal. Dari 26 penindakan itu potensi kerugian negara mencapai Rp 17 miliar lebih.

Dari 26 penindakan barang ilegal tersebut diantaranya terdapat tiga penindakan komoditi tekstil impor, delapan penindakan terhadap penjualan minuman beralkohol ilegal, 11 penindakan rokok ilegal, dua penindakan importasi barang modal dan dua penindakan pengangkutan minuman keras impor ilegal.

"Barang-barang ilegal tersebut terdiri dari 7.743 potong produk tekstil, 2.903.960 batang hasil tembakau, 14.940 botol minuman keras lokal dan 13.884 botol minuman keras impor dengan nilai barang mencapai Rp 8.089.100.000," kata Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten Decy Arifinsjah di Kantor Wilayah Bea Cukai Banten, Serpong, Tangsel, Selasa (6/3/2018).

BACA JUGA:

Selain menyita barang bukti tersebut, Bea Cukai Banten juga turut menyita barang-barang lain yang digunakan sebagai bagian dari modus penyelendupan.

"Petugas kami juga telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti yang digunakan sebagai modus, yakni berupa empat unit truk, 161 batang kayu, 17 lembar fiber dan 1.700 buah kelapa yang digunakan untuk menutupi minuman keras impor yang diangkut," jelas Decy.

Menurutnya, modus menimbun minuman keras menggunakan kelapa dan kayu tersebut baru pertama kali ditemukan pihaknya. Adapun upaya penyelundupan itu diketahui berasal dari Sumatera.

"Untuk prosesnya masih belum bisa kami jelaskan secara detail, tetapi kami telah mengintai selama tiga minggu. Ini menyeberang dari Sumatera ke Pulau Jawa untuk dipasarkan di Jakarta dan sekitarnya," sambung dia.

Dari penyelundupan tersebut, Bea Cukai Banten berhasil mengamankan satu orang tersangka yang diketahui sebagai penanggung jawab distribusi berbagai macam barang ilegal tersebut.(RAZ/RGI)

WISATA
20 Ragam Sajian Baru di Mint & Pepper Restaurant Alam Sutera Tangsel yang Memanjakan Lidah

20 Ragam Sajian Baru di Mint & Pepper Restaurant Alam Sutera Tangsel yang Memanjakan Lidah

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:34

TANGERANGNEWS.com-Mint Pepper & Restaurant menawarkan pilihan sajian baru yang akan mewarnai pengalaman makan para pengunjungnya.

KAB. TANGERANG
 Terjebak di Lantai 2, Wanita Muda Tewas dalam Kebakaran Rumah di Kosambi Tangerang

Terjebak di Lantai 2, Wanita Muda Tewas dalam Kebakaran Rumah di Kosambi Tangerang

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:02

TANGERANGNEWS.com-Nasib malang menimpa wanita berinisial IS, 21. Ia tewas akibat terjebak dalam kebakaran rumah di Kampung Jati Mulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis 11 Agustus 2022, dini hari.

MANCANEGARA
232 WNI Jadi Korban Penyekapan dan Penipuan di Kamboja

232 WNI Jadi Korban Penyekapan dan Penipuan di Kamboja

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 232 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyekapan dan penipuan di Kamboja.

BANTEN
Dana Cadangan Rp596 Miliar Bakal Disiapkan Pemprov Banten untuk Biayai Pemilu 2024

Dana Cadangan Rp596 Miliar Bakal Disiapkan Pemprov Banten untuk Biayai Pemilu 2024

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:20

TANGERANGNEWS.com-Dana sebesar Rp596 miliar lebih akan disiapkan sebagai cadangan dalam pembiayaan kebutuhan Pemilu Serentak 2024 di Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill