KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kisah pertemuan Sulastri, 20 dengan Agus Susanto, 36, berakhir mengenaskan. Agus tega menghabisi nyawa wanita yang dipanggil Lastri itu karena tergiur oleh harta korban saat keduanya berkencan di Apartemen Habitat, Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Setelah berhasil membekuk Agus yang kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang terjadi pada Sabtu (11/5/2019) lalu itu, Satreskrim Polres Tangsel membeberkan ikhwal perkenalan antara korban dengan tersangka.
Baca Juga :
Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, mengatakan, kencan antara Sulastri dengan tersangka berawal dari komunikasi keduanya melalui aplikasi pesan elektronik, yakni We Chat.

"Keduanya berkomunikasi melalui aplikasi We Chat," ungkap Kapolres Tangsel di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Senin (13/5/2019).
Berawal dari percakapan di dunia maya tersebut, lanjutnya, akhirnya mereka berdua sepakat untuk bertemu di Apartemen Habitat pada Sabtu (11/5/2019) itu.
"Mereka janjian melakukan kencan di TKP (Apartemen Habitat). Biayanya Rp400 ribu sekali kencan," tuturnya.
Sampai akhirnya, kata Ferdy, sekitar pukul 18.00 WIB tersangka menghampiri korban di apartemen. Dan melanjutkan kencannya di dalam kamar.
Namun diluar dugaan, ternyata niat tersangka untuk berkencan justru berubah lantaran melihat barang-barang berharga milik korban.
"Karena ingin menguasai barang-barang berharga milik korban, berupa uang tunai Rp5 juta dan 2 unit HP. Ini yang menjadi motif tersangka melakukan perbuatan tersebut," kata Ferdy.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews