Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Forum Betawi Rempug (FBR) Koordinator Wilayah (Korwil) Tangerang Selatan melakukan penolakan keras, serta mengecam upaya kegiatan people power.
FBR Korwil Tangsel menyatakan, pihaknya menggelar deklarasi sebagai bentuk penolakan ajakan people power di Perumahan Griya Rajawali Bintaro A65, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel, Selasa (14/5/2019) sore.
Baca Juga :
"Kami FBR Korwil Tangsel mendeklarasikan untuk menolak keras, dan mengecam upaya kegiatan people power," ucap Andi Afery, Panglima FBR Tangsel.
Sebab, menurutnya upaya kegiatan people power merupakan kegiatan yang dapat membodohi masyarakat dan hanya menguntungkan salah satu pihak.
"Saat ini sudah bukan zaman dahulu lagi. Pemilu sudah usai, lebih baik sekarang kembali ke kegiatan masing-masing, bekerja dan melakukan hal yang positif," imbuhnya.
Fery menegaskan, bahwa pihaknya akan terus menolak keras dan memerangi hal-hal yang mengancam NKRI.
"FBR akan menjadi garda terdepan untuk menolak people power dan keutuhan Republik Indonesia. NKRI harga mati," tegasnya.(DBI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDi tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir memunculkan pertanyaan mengenai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews