Connect With Us

Ini Pemicu Pria Serpong Tewas di Mobil

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Juni 2019 | 16:24

Polisi mengolah tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya Rasian, 59, yang tak bernyawa di dalam mobil terparkir di depan Alfamart, wilayah Ruko Golden Viena, Jalan Kencana Raya, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (18/6/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya seorang pria di dalam yang terparkir di Ruko Golden Viena, Jalan Kencana Raya,  Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (18/6/2019).

Diketahui, Rasian, 59, ditemukan dalam kondisi yang sudah tak bernyawa di dalam mobil miliknya, Honda HRV nopol B-93-KFA sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :

Berdasarkan keterangan polisi, korban yang pertama kali ditemukannya temannya, Mia, 45, tewas karena diduga sakit. Namun, polisi belum bisa memastikan hal tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP  Budi Harjono.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP  Budi Harjono.

"Dugaan sementara yang bersangkutan sakit. Namun kepastiannya nanti dokter yang akan lebih jelas," kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP  Budi Harjono kepada TangerangNews di lokasi.

Dugaan tersebut, lanjut Budi, karena tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban saat diperiksa oleh pihaknya.

Evakuasi korban sempat mengalami kesulitan, karena korban dalam keadaan terkunci di dalam mobilnya dengan kondisi mesin menyala.

Saat evakuasi tersebut juga, petugas dibantu seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta yang kebetulan tengah melintas di lokasi.

Jasad korban telah dievakuasi ke RSU Kabupaten Tangerang untuk dilakukan otopsi.(RMI/HRU)

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill