Connect With Us

Taryono Bantah Terjadi Pungli di SDN Pondok Pucung 2 Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 27 Juni 2019 | 22:45

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Taryono, dalam sebuah kegiatan beberapa waktu yang lalu. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Taryono membantah terjadi dugaan pungutan liar (pungli) di SDN Pondok Pucung 2, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel.

Diketahui, dugaan pungli itu mencuat saat Rumini, 44, mantan guru hononer disekolah tersebut mengungkap terjadi pungutan kepada para wali murid atas pengadaan buku paket dengan harga yang bervariasi dari kisaran Rp230 ribu sampai Rp360 ribu per siswa.

Selain itu, ada pungutan lain, seperti dana laboratorium komputer, serta dana kegiatan sekolah yang harus disetorkan oleh masin-masing wali murid, bahkan untuk pemasangan infocus pun dibebankan kepada orang tua murid. 

BACA JUGA:

Taryono mengatakan, pihaknya telah menempuh beberapa tahapan untuk menyikapi hal itu. Diawali adanya laporan,  investigasi,  pemanggilan para pihak,  teguran,  dan pemutusan hubungan.

"Dari laporan dan investigasi tim,  tidak ditemukan tindak seperti yang disampaikan itu (pungli)," terangnya saat dihubungi oleh awak media, Kamis (27/6/2019).

Taryono menambahkan, berdasarkan Permendikbud nomor 75 tahun 2016 sumbangan sukarela masyarakat tidak dilarang bahkan didorong untuk berpatisipasi dalam pembangunan pendidikan.(MRI/RGI)

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill