Connect With Us

Ini Alasan Rumini Lapor ke Polisi

Rachman Deniansyah | Kamis, 4 Juli 2019 | 21:19

Rumini, 44, saat menunjukan surat dari Kepolisian bahwa laporannya telah diterima terkait dugaan pungutan liar (pungli) di SDN Pondok Pucung 02, Pondok Aren, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dugaan pungutan liar (pungli) di SDN Pondok Pucung 2, Kecamatan Pondok Aren, dilaporkan Rumini, 44, ke Polres Tangsel, Kamis (4/7/2019).

Laporan Rumini tercatat dengan nomor LP/775/K/VII/2019/SPKT/Res Tangsel.

Ditanya soal alasan ia melapor, Rumini mengaku tak percaya dengan tim investigasi yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Tangsel.

"Dinas mengatakan ingin melakukan investigasi ulang perihal pemecatan saya. Tapi percuma, karena tidak fair," ucap Rumini di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel.

Baca Juga :

Diketahui, tim investigasi yang terdiri dari Inspektorat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah melakukan investigasi sejak tiga hari lalu.

“Saya tidak pernah percaya karena mereka satu lingkaran," tambahnya. 

Rumini mencontohkan, ketika tim investigasi menelusuri beberapa orang tua murid, respon dari orang tua murid berbeda dengan saat ia menyambangi mereka sebelumnya. 

"Yang tadinya menyuarakan secara frontal masalah pungutan-pungutan yang terjadi di sekolah sampai kami dapat semua barang bukti, tapi ternyata saat inspektorat turun semua sudah dikondisikan," katanya.

Laporan ke polisi juga, lanjutnya, karena ingin menyelesaikan masalah dengan cara independensi. Ia mengatakan, menolak tawaran dari pihak inspektorat yang menawarkan penyelesaian secara kekeluargaan. 

"Kita lebih baik independensi saja, karena kita lebih baik menyuarakan kebenaran. Nanti masyarakat akan sadar kok. Toh selama ini sekolah melakukan pembenaran pribadi, tim investigasi juga ingin semua ini tidak terkuak," tukasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

SPORT
Dinilai Rugikan Persita, Carlos Pena Pertanyakan Keputusan Wasit Beri Hadiah Penalti untuk Bali United

Dinilai Rugikan Persita, Carlos Pena Pertanyakan Keputusan Wasit Beri Hadiah Penalti untuk Bali United

Jumat, 24 April 2026 | 12:52

Persita Tangerang kembali menelan hasil buruk usai kalah 0-1 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

NASIONAL
Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon

Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon

Jumat, 24 April 2026 | 22:02

Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill