Connect With Us

Pilkada Tangsel, Pengamat Sebut Tangsel Butuh Pemimpin Transformatif

Rachman Deniansyah | Rabu, 24 Juli 2019 | 21:37

Ali Munhanif, seorang pengamat politik asal Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com - Kota Tangerang Selatan akan melaksanakan suksesi kepala daerah pada Pilkada tahun 2020 setelah berakhirnya kepemimpinan Airin Rachmi Diany sebagai Wali Kota.

Warga Tangsel pun akan memilih calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk periode 2020-2025 tersebut.

Terkait sosok ideal untuk memimpin Tangsel, Ali Munhanif, pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta menilai, Tangsel membutuhkan pemimpin yang mampu mentransformasikan pemerintahan. 

Ali mengatakan, transformasi pemerintahan yang dimaksud ialah mengubah pola pemerintahan untuk meninggalkan hal yang tradisional, dan berdampak langsung pada kesadaran masyarakat.

BACA JUGA:

"Sebagai penyangga ibu kota Jakarta, Tangsel harus menunjukkan satu tata kelola yang baik," katanya,  Rabu (24/7/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UIN Jakarta mengatakan, kebijakan semacam itu belum terlihat pada kepemimpinan Kota Tangsel saat ini.

"Pemkot Tangsel mengabaikan kesempatan-kesempatan yang semestinya bisa dilakukan. Khususnya menyangkut transformasi sosial, dan kesadaran masyarakat yang seharusnya dapat menjadi penopang kebijakannya," ujarnya. 

Ali mencontohkan kesempatan yang tidak dilakukan itu berdampak masih banyak daerah yang terlihat kumuh, banyak coretan di tembok jalan, serta sampah. 

Untuk itu, pada Pilkada Tangsel tahun 2020, menurutnya Tangsel membutuhkan pemimpin baru yang  transformatif.

"Tetapi saya juga berharap muncul calon-calon  yang berorientasi pada transformasi masyarakat, modern, serta sanggup membuat kebijakan otonom yang mampu melepaskan diri dari kepentingan-kepentingan elite tradisional, yang saat ini melingkupi masyarakat Banten dan sekitarnya," kata Ali. 

Sehingga, lanjut Ali,  Kota Tangsel akan mampu menjadi kota yang menyangga ibu kota Jakarta dengan baik, cerdas, dan memiliki birokrasi yang modern.

"Tapi mungkinkah masyarakat Tangsel menemukan calon yang harapan saya menjadi representasi dari politik transformasi itu yang mengubah politik masyarakat," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

WISATA
Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Jumat, 24 April 2026 | 21:43

Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.

KOTA TANGERANG
Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Jumat, 24 April 2026 | 21:14

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill