Connect With Us

Maju Pilkada, Ini Solusi Siti Nur Azizah Untuk Permasalahan di Tangsel

Yudi Adiyatna | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:41

Siti Nur Azizah, Bakal Calon Walikota TangerangSelatan 2020. (TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden KH Maruf Amin siap maju dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Azizah yang menyandang gelar Doktor ini pun bahkan telah menyiapkan sejumlah program kampanye yang hendak ditawarkan kepada masyarakat Tangsel.

Dengan mengusung tagline "Semangat Baru", Azizah optimis dapat membawa Kota Tangsel menjadi lebih maju dan inklusif bagi semua.

"Kami ingin menjadikan Tangsel yang Permata yaitu Pemerataan, Kemajuan dan Kesejahteraan bagi semua masyarakatnya," terang Azizah dalam keterangannya, Kamis (25/7/2019).

BACA JUGA:

Menurut Azizah, kunci pemerataan dan kemajuan adalah konektivitas. Dirinya melihat persoalan konektivitas di Tangsel penting untuk dibenahi. Walaupun Tangsel dilalui banyak Jalan tol maupun akses Kereta Commuterline. Namun, belum ada akses transportasi online yang murah, cepat dan tepat waktu yang disediakan oleh Pemerintah Daerah yang bisa diandalkan warganya.

"Konektivitas dalam pembangunan dan perkembangan ekonomi di Tangsel itu penting. Kita punya potensi untuk jadi Smart City dan mewujudkan pemerataan kesejahteraan dengan membenahi konektivitas warga,'' terang Doktor Ilmu Hukum ini.

Maju tidaknya sebuah Kota terutama Tangsel, lanjut Azizah, bukan dilihat dari seberapa banyaknya warga memiliki kendaraan pribadi dan membayar pajak ke pemerintah daerah. Namun, justru warga yang mau menggunakan transportasi umum yang disediakan pemerintah untuk mendukung proses pembangunan.

"Masyarakat Tangsel ini sangat terbuka terhadap perubahan dan kemajuan dalam proses pembangunan. Libatkan masyarakat sebagai subjek dan terlibat langsung dalam proses pembangunan, bukan hanya sekedar menjadi objeknya saja," jelasnya.

Azizah yang lahir di Jakarta 5 September 1972 ini sebelumnya telah memiliki banyak prestasi yang mentereng. Baik prestasi di birokrasi sebagai PNS di Kementrian Agama, maupun prestasi di luar negeri terkait dengan keahliannya menangani sertifikasi dan registrasi produk-produk halal.

Azizah pernah ikut menangani sertifikasi dan registrasi halal serta berkesempatan ikut menghadiri IMT-GT di Selangor, Malaysia pada 2008 untuk menjelaskan tentang RUU jaminan produk halal ke forum tersebut bersama Kementerian Pertanian dan Badan Standar Nasional.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Usai Kilang Balikpapan Beroperasi, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM ke Pertamina

Usai Kilang Balikpapan Beroperasi, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM ke Pertamina

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:32

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan mengarahkan badan usaha swasta penyalur bahan bakar minyak untuk memprioritaskan penyerapan BBM hasil produksi kilang dalam negeri.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill