Connect With Us

Lubang di Jalan Siliwangi Pamulang Membahayakan Pengendara

Rachman Deniansyah | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:16

Tampak sebuah lubang yang cukup dalam yang berada di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah lubang berbentuk kotak di Jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membahayakan keselamatan pengendara kendaraan bermotor.

Lubang berukuran sekitar 40 centimeter itu diduga bekas proyek galian.

Bagas, 35, seorang petugas kebersihan di sekitar lokasi mengatakan,  keberadaan lubang itu sudah cukup lama. 

"Sudah setahun lebih. Sempat dibenahi, namun berlubang kembali," kata Bagas di lokasi, Kamis (25/7/2019).

Perbaikan itu dengan menambahkan aspal diatas jalan yang dicor tersebut.

BACA JUGA:

Akibatnya, tak sedikit pengendara, terutama pemotor kerap terjatuh di lokasi. Meski tak sampai merenggut nyawa, namun Bagas menyebut kecelakaan akibat lubang itu mencapai puluhan kejadian.

Meminimalisir kecelakaan, lanjut Bagas, ia bersama warga di sekitar sempat menaruh penanda di atas lubang dan menutupnya, namun tidak bertahan. 

"Sudah sering, Mas. Mulai dari bambu, puing-puing, ban mobil, sampai kerucut jalan (traffic cone). Tapi sekarang hilang. Kebanyakan nyangkut di kolong mobil dan truk," terangnya.

Peristiwa kecelakaan, kata dia, sering terjadi malam hari, karena kondisi jalan yang gelap.

"Terutama ketika malam dan subuh. Keadaan jalan gelap, kalau siang orang bisa mengontrolnya," ucapnya.

Keluhan pun datang dari warga yang sering melintas di lokasi jalan yang menurut informasi yang dihimpun tanggung jawab pihak Provinsi Banten.

"Membahayakan banget, Mas. Saya pernah hampir sekali kena lubang itu. Kalau sampai waktu itu saya kena, enggak tahu bagaimana nasib saya," kata Lutfi, seorang warga saat melintas di lokasi.

Lutfi berharap kepada pihak yang bertanggung jawab segera membenahi lubang di tengah jalan itu. 

"Bukan soal tanggung jawab kota atau provinsi, tapi ini menyangkut keselamatan orang, Bang," pungkasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill