Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANGNEWS.com - Jembatan Cimanceuri, Balaraja yang berlubang kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Warga pun meminta pihak yang bertanggung jawab untuk segera menutupnya.
"Sudah ditutup pakai lempengan baja, tapi enggak efektif, karena ketika terlindas ban mobil, lempengan itu bergeser," Kata Tasbu, warga di lokasi, Jumat (19/7/2019).
BACA JUGA:
Menurutnya, beberapa pengendara sepeda motor sempat terjatuh di lokasi karena tidak mengetahui ada lubang di arah Cikupa itu.
"Yang terparah beberapa hari yang lalu, kaki kanan pemotor robek karena tersangkut lempengan baja," tambahnya.

Peristiwa itu, jelasnya terjadi malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Kondisi jalan pun gelap, karena penerangan jalan umum di lokasi tidak berfungsi.
"Korbannya melintas menuju arah Cikupa. Pas di lokasi, lempengan baja terangkat karena terinjak ban mobil. Saat lempengan baja itu terangkat, korban melintas di sisinya, lalu kaki korban tersangkut lempengan itu. Saya sampai mengantar ke rumah sakit, karena harus operasi," jelasnya.
Dia melanjutkam, kondisi paling rawan kecelakaan akibat lubang itu pada malam hari. Minimnya penerangan, membuat pengendara tidak mengetahui ada lubang tersebut.
"Bahaya banget, kalau malam gelap, kecepatan kendaraan juga tinggi, bahkan sempat ada mobil truk yang patah sasisnya," kata dia.
Ia berharap, lubang tersebut segera diatasi oleh pihak yang bertanggung jawab, karena membahayakan nyawa pengendara.
"Pokoknya harus segera ditutup permanen, kalau cuma pakai lempengan baja begini enggak efektif," pungkasnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews