Connect With Us

11 Tahun Mendatang, Penduduk Tangsel Diprediksi Semakin Padat

Rachman Deniansyah | Selasa, 30 Juli 2019 | 20:49

Kegiatan seminar bertajuk "Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Stunting" yang dihelat Dinas Kesehatan Tangsel di Graha Widya Bakti, Puspiptek, Setu, Selasa (30/7/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Saat ini, jumlah penduduk Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencapai 1,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 3,4 persen per tahun. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah.

Badan Pusat Statistik menyebutkan, 11 tahun mendatang, penduduk Tangsel akan mencapai 3.000 jiwa. 

Jumlah penduduk menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dalam memberikan layanan kesehatan. Karenanya, peran kader kesehatan harus semakin dioptimalkan.

Kegiatan seminar bertajuk

"Karena urusan kesehatan ini adalah persoalan personal. Berarti urusan kesehatan 1,6 juta orang ini harus ditangani oleh Pemkot Tangsel, dan itu tentunya sebuah pekerjaan yang luar biasa.  Untuk itu hadirlah kader kesehatan di Tangsel ini," ujar Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dihadapan ribuan kader kesehatan di acara seminar bertajuk "Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Stunting" yang dihelat Dinas Kesehatan Tangsel di Graha Widya Bakti, Puspiptek, Setu, Selasa (30/7/2019). 

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Benyamin menginginkan, layanan kesehatan melalui peran sekitar 8.000 kader kesehatan semakin dioptimalkan. Karena, jumlah penduduk Tangsel semakin bertambah. 

"Nah disini penting hadirnya kader-kader kesehatan untuk menyambung rasa dengan teman-teman kami di Puskesmas, di dinas, serta di RSU Kota Tangsel.  Untuk mengajak masyarakat hidup sehat," jelas Benyamin. 

Hal itu mengingat, masih banyak masyarakat Tangsel yang belum menerapkan pola hidup sehat. 

"Anemia itu disebabkan oleh pola makan yang kurang pas. Tapi sudah tahu sambal pedas, masih saja makan pedas. Jadi penyakit itu dicari sendiri.  Cuci tangannya asal, hanya ujung jari saja," ucapnya. 

"Kita tidak menghendaki itu mengapa demikian. Kita yakin bayi-bayi yang menjadi pemerus Kota Tangsel ini nantinya harus hidup sehat. Yang akan memikirkan Tangsel ke depannya itu harus diurus," imbuhnya. 

Baca Juga :

Benyamin menyampaikan kepada para kader sehat untuk senantiasa memberikan pengetahuan akan kesehatan bagi para ibu hamil. 

Demi kesehatan penerus bangsa ini, Benyamin mengingatkan pentingnya asupan asi (air susu ibu) bagi para bayi.

"Kasih tau pada anak anak muda, pada ibu-ibu muda, asi jangan ketinggalan," tegasnya. 

Menurut dia,  bayi yang mengkonsumsi asi lebih kuat dan sehat dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi susu formula. 

Deden Deni, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

Deden Deni, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk menanamkan pengetahuan atas bahayanya penyakit kekurangan darah (anemia) dan gangguan pertumbuhan kronis pada anak akibat kekurangan nutrisi dalam waktu lama (stunting). 

"Jadi mudah-mudahan ibu-ibu Tangsel dapat mengedukasi warga di wilayah binaannya tentang stuting ini. Selanjutnya untuk menurunkan tingkat kematian ibu hamil yang disebabkan oleh anemia," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

KAB. TANGERANG
Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:41

Menindaklanjuti semangat World Sight Day 2026, JEC Eye Hospitals and Clinics berkolaborasi dengan Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis.

BISNIS
Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:00

Telkomsel menawarkan potongan harga hingga Rp1.000.000 untuk pembelian perangkat iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max melalui penukaran Telkomsel POIN di mitra penjualan offline tertentu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill