Connect With Us

Korsleting Listrik Pemicu Kebakaran Rumah Mewah di Pamulang

Rachman Deniansyah | Rabu, 31 Juli 2019 | 15:40

Kepala Pelaksana BPBD Tangsel Uci Sanusi saat berada di lokasi terjadinya kebakaran, Rabu (31/7/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah mewah di komplek Witana Harja Blok A, Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diduga karena korsleting listrik. 

Hal itu disampaikan Uci Sanusi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, saat berada di lokasi, Rabu (31/7/2019).

"Dugaan sementara dari arus pendek listrik (korsleting listrik)," kata Uci.  

Uci mengatakan, informasi peristiwa kebaran ini terlambat dilaporkan ke pihaknya. "Agak sedikit terlambat laporan ke kita, jadi api sudah dengan cepat merambat," imbuhnya. 

Baca Juga :

Akibatnya, kata Uci, seluruh barang yang ada di dalam rumah ludes dilahap si Jago Merah. 

"Ada satu unit sepeda motor, kemudian mobil yang terparkir sedikit terkena. Alhamdulillah enggak ada korban jiwa," terangnya. 

Uci mengatakan pihaknya telah menerjunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran, dan 1 unit mobil rescue.

"Yang pertama datang itu ada dua unit. Karena memang yang terdekat itu kita punya di Pamulang," jelasnya. 

Uci menjelaskan, proses pemadaman sedikit terbantu dengan lokasi kebakaran yang dekat dengan sumber air.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill