Connect With Us

Rusak Mobil Boks, 14 'Pak Ogah' Diciduk di Stasiun Rawa Buntu

Yudi Adiyatna | Sabtu, 3 Agustus 2019 | 20:28

Polisi mengamankan gerombolan pemuda yang melakukan perusakan terhadap kendaraan jenis mobil boks pengangkut barang di sekitar Stasiun Rawa Buntu. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Personel Satlantas Polres Tangsel mengamankan 14 orang pelaku perusakan kendaraan jenis mobil boks pengangkut barang di sekitar Stasiun Rawa Buntu, Sabtu (3/8/2019).

Peristiwa tersebut bermula saat mobil boks dengan nomor polisi B 9591 CS  melintas di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong. 

Polisi mengamankan gerombolan pemuda yang melakukan perusakan terhadap kendaraan jenis mobil boks pengangkut barang di sekitar Stasiun Rawa Buntu.

Sesampainya di U-Turn Stasiun Rawa Buntu, sekitar pukul 17.00.  Mobil yang dikendarai oleh Suis Waruji, warga Kebon Pedes, Bogor itu tiba-tiba dirusak oleh gerombolan pemuda yang berprofesi sebagai 'Pak Ogah'.

"Korban melapor bahwa kendaraanya telah dirusak sejumlah orang ke Pos Lalu Lintas di German Center BSD," terang Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin.

Tak mau berlama-lama, personel Satlantas yang mendapat laporan pun langsung bergerak cepat mengejar para pelaku yang masih berada di sekitar lokasi. 

Baca Juga :

Hasilnya 14 orang yang diduga melakukan aksi pengerusakan itu pun kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Ke-14 orang tersebut langsung kita bawa ke Mapolres beserta truk yang dirusak sebagai barang bukti," terang Lalu.

Polisi pun masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ke-14 'Pak Ogah' tersebut untuk mengetahui motif mereka melakukan pengerusakan.

"Sedang diperiksa. Dugaanya aksi premanisme," tandas Lalu.(RMI/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

KOTA TANGERANG
Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:20

Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) yang berada di bawah naungan Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) siap mengoperasikan fasilitasnya sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill