Banten Jadi Magnet Perantau, 16,87 Persen Penduduknya Pendatang
Minggu, 19 April 2026 | 22:58
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 16,87 persen penduduk di Provinsi Banten merupakan penduduk migran.
TANGERANGNEWS.com-Pihak sekolah Al Azhar BSD merasa kehilangan atas wafatnya Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Aurellia Qurratuaini.
"Semua kaget di luar praduga kita. Ya walaupun memang itu hakikatnya adalah kehendak Allah," kata Yosep Hermawan Mustopa, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Al Azhar BSD di ruang rapat Al Azhar BSD, Jalan Puspita Raya, Lengkong Gudang, Serpong, Tangsel, Senin (5/8/2019).
Kehilangan mendalam itu dirasakan, karena kepribadian anak yang baik selama ini melekat pada diri Aurel.
BACA JUGA:
"Aurel Baik. Alhamdulillah, dia berprestasi. Minatnya di Paskibra ini, dan di kelas juga berprestasi," jelasnya.
Yosep mengatakan, Aurel juga dikenal sebagai pribadi yang ceria.
"Anak gaul lah istilahnya. Komunikasinya juga baik. ke guru baik, ke temannya baik," imbuhnya.
Tak hanya itu, kata Yosep, Aurel juga merupakan siswi yang aktif berorganisasi di sekolah itu.
"Dia juga menjadi ketua panitia Festival Ramadan, anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)," pungkasnya.(MRI/RGI)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 16,87 persen penduduk di Provinsi Banten merupakan penduduk migran.
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews