Connect With Us

Capaska Aurel Dikenal Ceria dan Berprestasi di Sekolah

Rachman Deniansyah | Senin, 5 Agustus 2019 | 19:00

Sekolah Al Azhar BSD. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pihak sekolah Al Azhar BSD merasa kehilangan atas wafatnya Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Aurellia Qurratuaini. 

"Semua kaget di luar praduga kita. Ya walaupun memang itu hakikatnya adalah kehendak Allah," kata Yosep Hermawan Mustopa, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Al Azhar BSD di ruang rapat Al Azhar BSD, Jalan Puspita Raya,  Lengkong Gudang,  Serpong,  Tangsel,  Senin (5/8/2019).

Kehilangan mendalam itu dirasakan, karena kepribadian anak yang baik selama ini melekat pada diri Aurel. 

BACA JUGA:

"Aurel Baik. Alhamdulillah, dia berprestasi. Minatnya di Paskibra ini,  dan di kelas juga berprestasi," jelasnya. 

Yosep mengatakan, Aurel juga dikenal sebagai pribadi yang ceria. 

"Anak gaul lah istilahnya. Komunikasinya juga baik. ke guru baik,  ke temannya baik," imbuhnya. 

Tak hanya itu, kata Yosep, Aurel juga merupakan siswi yang aktif berorganisasi di sekolah itu. 

"Dia juga menjadi ketua panitia Festival Ramadan, anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill