Connect With Us

BPBD Tangsel Sebut Kekeringan Tahun 2019 Paling Ekstrem

Rachman Deniansyah | Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:31

Para warga kampung Koceak RT 006 RW 002, Kranggan, Setu, Tangsel, mendapatkan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (22/8/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang (Kabid) kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Hisyam menyebut kekeringan di tahun 2019 terparah.

"Bahkan lebih ekstrem dari tahun 2015 lalu. Tahun 2015 itu ekstrem, tapi ini lebih ekstrem," ucap Hasyim di Kampung Koceak RT 6/2, Keranggan, Setu, Tangsel, Kamis (22/8/2019).

BACA JUGA:

Ia menjelaskan, hal itu mengacu pada surat peringatan dini yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika Stasiun Klimatologi (BMKG).

"Itu berdasarkan yang namanya Hari Tanpa Hujan atau HTH yang mencapai 21 sampai 40 hari," terangnya.

Dari tahun ke tahun, kata Hasyim, di Tangsel terdapat tiga lokasi yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

"Ada di Kampung Koceak, Perumahan Pesona Serpong (berlokasi di Kelurahan Kademangan, Setu), dan Perumahan Prima Serong (berlokasi di Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara), tapi sekarang di Prima Serpong sudah aman," jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, BPBD Tangsel langsung menerjunkan bantuan berupa penyaluran air bersih ke masing-masing lokasi yang terdampak kekeringan.

"Di Kampung Koceak ini total 8.000 liter. Kalau di Pesona totalnya 16.000 liter," pungkasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill