Connect With Us

Polisi Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Bintaro

Rachman Deniansyah | Senin, 9 September 2019 | 17:11

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Wahyu, 24, Pengemudi sopir truk tanah ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan beruntun yang melibatkan 5 kendaraan di Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (6/9/2019) lalu. 

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan, pihaknya menetapkan Wahyu sebagai tersangka penyebab kecelakaan beruntun itu setelah menjalani pemeriksaan selama tiga hari. 

"Status sudah tersangka kita kenakan Pasal 310 karena kelalaiannya menyebabkan kerusakan materi. Ancamannya maksimum 6 bulan atau denda Rp1 juta. Karena tidak ada korban jiwa," jelas Lalu saat dikonfirmasi TangerangNews, Senin (9/9/2019).

Lalu mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku dirinya kehilangan fokus saat mengemudi. 

"Pengakuannya mengantuk dan memang diakui kalau dia salah dan mengantuk. Katanya dia semalam masih kerja lembur," katanya. 

Baca Juga :

Namun, kata Lalu, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka terutama untuk mengetahui hasil dari pemeriksaan urine. 

"Kita cek lagi. Tes urine juga belum keluar hasilnya," imbuhnya. 

Lalu mengaku heran terhadap pengakuan tersangka. Truk yang disangka dari Bintaro itu,  ternyata berasal dari Sentul, Bogor. 

"Awalnya kami kira itu proyek dari Bintaro, tapi kalau saya tanya sopir dia bilang itu dari Sentul. Dia bukan mau ke Bintaro tapi mau ke Bandara. Tapi masih kira periksa terus. Dia bilang lewat Bintaro buat hindari macet lewat Graha terus Alam Sutera," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill