Connect With Us

PIF 2019 Tangsel Dinilai Bisa Ciptakan Smart City

Rachman Deniansyah | Minggu, 6 Oktober 2019 | 20:45

Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2019 yang dilaksanakan di Gedung Graha Widya Bhakti Puspiptek, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Tangsel, telah ditutup pada, Minggu (06/10/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah digelar selama empat hari, Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2019 yang dilaksanakan di Gedung Graha Widya Bhakti Puspiptek, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Kota Tangsel, telah ditutup, Minggu (06/10/2019).

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang turut hadir dalam penutupan mengatakan PIF telah banyak menyedot warga dari dalam maupun luar Tangsel.

"Inovasi tanpa batas memang benar adanya, siapa pun bisa melakukan inovasi," ucap Benyamin.

BACA JUGA:

Benyamin menyebut, acara yang memunculkan segala inovasi ini sangat perlu, khususnya di Kota Tangsel. Sebab ia menilai, inovasi akan mampu meningkatkan daya saing masyarakat. 

"Terlebih, inovasi juga akan mendukung Tangsel dalam menciptakan smart city lebih baik lagi," katanya. 

Menurutnya, kemampuan inovasi itu berasal dari dalam diri masing-masing. Bersumber dari iman, taqwa, dan olah fikir. 

"Hasil olah fikir tersebut di uji teknis di lembaga puspiptek, sehingga ke depan kita kembangkan dan bisa mampu memberi manfaat untuk masyarakat luas," terangnya.

Sementara, Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Sri Setiawati menambahkan, inovasi itu dapat hadir dari semua orang di dunia. 

"Jadi jangan katakan lagi bahwa orang tidak bisa melakukan inovasi. Karena inovasi dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja, sebab teknologi sudah banyak membantu dan memudahkan kita," kata Sri.

Ia mengatakan, dengan berinovasi, bangsa Indonesia akan mampu menjadi bangsa yang sejahtera dan produktif. 

"Kita sering menuntut kita ingin hidup sejahtera dan bahagia tetapi kita tidak menghasilkan inovasi. Orang Indonesia kreatif, semua bisa dilakukan dan dikembangkan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:23

Habib Bahar bin Smith akhirnya dipastikan tidak ditahan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, dalam kasus pemukulan anggota Banser.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill