Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polres Tangerang Selatan telah melayani pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model terbaru yang berbasis chip data atau Smart SIM.
Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan, Smart SIM atau SIM Pintar merupakan terobosan terbaru dari Korlantas Polri yang menghadirkan kartu SIM baru yang memiliki chip yang akan merekam segala pelanggaran yang dilakukan oleh pemegang SIM secara elektronik dengan sistem yang dimiliki Korlantas Polri.
Selain itu, Smart SIM juga akan memuat data rekam jejak kecelakaan yang dialami oleh si pengemudi dan pelanggaran lalu lintas yang pernah dilakukan oleh si pemilik SIM-nya.
BACA JUGA:
" Smart SIM bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat modernisasi teknologi informasi, juga bisa merekam data kecelakaan, pelanggaran lalu lintas maupun ketaatan pengguna jalan di jalan raya, " terang AKP Lalu, Selasa (15/10/2019).
Lalu menerangkan, Smart SIM juga bisa berfungsi sebagai uang elektronik dengan pengisian maksimal Rp2 juta yang dapat digunakan untuk membayar parkir, tol dan juga berbelanja.
"Nantinya akan bisa berfungsi sebagai uang elektronik yang bisa digunakan untuk membayar tol dan kebutuhan lainnya," jelasnya.
Masyarakat yang ingin memperoleh Smart SIM atau melakukan pergantian SIM lama menjadi Smart SIM bisa mendatangi Kantor Satpas SIM Polres Tangsel di Jalan Raya Serpong, Cilenggang, Tangsel.
"Masyarakat yang ingin mendapatkan Smart SIM silahkan mendatangi kantor Satpas SIM Tangsel pada jam layanan kami setiap harinya," tutup AKP Lalu.(MRI/RGI)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGMemperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews