Connect With Us

Pilkada Tangsel, Gerindra Buka Penjaringan di Banten

Rachman Deniansyah | Jumat, 25 Oktober 2019 | 18:42

Logo Partai Gerindra. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Tangerang Selatan akan membuka penjaringan bakal calon (bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel untuk Pilkada 2020 mendatang.

Penjaringan itu akan mulai digelar 1 sampai 13 November 2019. 

Namun, berbeda dengan partai lainnya, Gerindra membuka penjaringan di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Banten. 

“Pendaftarannya memang di kantor Gerindra Banten, tapi nanti secara adminsitratif akan tetap dilakukan verifikasi di Tangsel,” jelas Ketua Penjaringan Gerindra Tangsel Ahmad Syawqi, Jumat (25/10/2019).

Ia menerangkan, tujuan dilakukan di Banten, agar memudahkan penjaringan bacalon untuk daerah menggelar Pilkada serentak, yaitu Kota Tangsel, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang. 

Baca Juga :

"Dengan mekanisme seperti ini, maka tinggal koordinasi saja antara tataran DPC (Dewan Pimpinan Cabang) dengan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Banten, dan dari Banten ke pusat jadi lebih cepat lagi koordinasinya,” terangnya. 

Selain verifikasi administrasi, kata Syawqi, Gerindra juga akan melakukan fit and proper test untuk menilai seluruh bacalon yang mendaftar di Tangsel. 

“Di sesi ini kita akan lihat kualitas para bacalon yang mendaftar,” pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill