RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota
Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land kembali menyelenggarakan bakti sosial (baksos) di Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Anwar, di Kampung Pagerhaur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/10/2019).
Baksos berupa pemeriksaan kesehatan gratis ini bekerja sama dengan Yayasan Muslim Sinar Mas, Yayasan Buddha Tzu Chi, Eka Hospital, Eka Tjipta Foundation dan UPT Puskesmas Pagedangan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat, khususnya yang berada di kawasan sekitar BSD City.
“Adapun target sasaran kegiatan ini sebanyak 500 warga. Pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan asam urat, kolesterol, gula darah dalam tubuh, serta gigi," jelas Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land.
Baca Juga :
Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas ini juga menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu di sekitar wilayah BSD City.
"Kami juga menyertakan tenaga kerja medis dari berbagai latar belakang, sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dan keberagaman yang ada di masyarakat BSD City," terangnya.
Bakti sosial pengobatan gratis ini melibatkan tenaga kerja medis yang terdiri dari 7 dokter umum, 8 dokter gigi, 5 perawat, serta 5 apoteker.(RMI/HRU)
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews