AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ade Wahyu Hidayat menantang pemuda Tangsel untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi kepemudaan yang dihelat di KP Mie & Mie, Jalan Graha Raya, Perigi Baru, Pondok Aren, Tangsel, Senin (28/10/2019) malam.
"Ya, terpenting harus berpartisipasi. Partisipasi itu bukan hanya saat pencoblosan, tapi juga pada saat tahapan," ucap Ade kepada TangerangNews.
Menurutnya, pada semua tahapan Pilkada, pemuda harus berpartisipasi sepenuhnya.
"Misal berpartisipasi dalam pemutakhiran data, berpartisipasi dalam pembentukan badan ad hoc, harus banyak yang daftar, dan segala macamnya," imbuhnya.
Baca Juga :
Ia mengatakan, pihaknya selaku penyelenggara akan berupaya mendorong pemuda untuk ikut menjadi penyelenggara pada Pilkada mendatang.
"Mulai dari Januari 2020 kita sudah mulai perekrutan badan ad hoc ya, dari pembentukan PPK, dan pembentukan PPS itu sudah mulai berjalan," paparnya.
Jadi, kata Ade, Pilkada yang akan dihelat tahun depan menjadi kesempatan pemuda Tangsel untuk berkontribusi.
"Saya tantang pemuda Tangsel untuk menyukseskan Pilkada Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews