Connect With Us

Airin Sebut Anak Harus Memiliki Kebebasan Memilih

Yudi Adiyatna | Selasa, 29 Oktober 2019 | 22:20

Kegiatan Deklarasi Forum Anak Kota Tangerang Selatan yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Selasa (29/10/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meminta setiap orang tua dan guru memahami karakter anak. Anak harus mendapatkan pendidikan yang baik agar mampu mengembangkan potensinya secara optimal.

Selain itu, Airin juga berpesan, orang tua jangan memaksakan kehendak kepada anak. Anak harus diberikan kebebasan menentukan pilihan sebagai pemenuhan haknya.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Forum Anak Tangsel yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Selasa (29/10/2019).

Airin menjelaskan, salah satu faktor yang bisa membantu tumbuh kembang anak adalah faktor bebas memilih. Belakangan, banyak orang tua yang terobsesi menentukan masa depan anak-anaknya. Padahal, mereka memiliki kemampuan dan kesukaan di bidang lain.

BACA JUGA:

”Jadi, saya pesan, untuk percaya diri. Jadilah diri sendiri. Dengan begitu, kalian (anak-anak) bisa menentukan kemana masa depan yang ingin kalian raih,” kata Airin.

Dikatakannya, ia telah mempraktikkan hal itu dalam mendidik anak-anaknya. Menurutnya setiap anak memiliki karakter yang berbeda sekalipun lahir dari ibu yang sama. Sehingga setiap orang tua dan guru harus memiliki komitmen untuk merawat mereka dengan sikap yang berbeda pula, serta mendukung cita-cita mereka.

Airin menambahkan, jika anak mampu melakukan apa yang disukainya, maka mereka juga akan menghargai kemampuannya. Sehingga nantinya, mereka juga punya motivasi untuk bisa bermanfaat dalam kehidupannya sendiri dan kehidupan orang lain.

Saat ini yang terpenting adalah bagaimana pemerintah memberikan fasilitas agar anak-anak bisa memiliki cita-cita yang dapat dicapai, yaitu melalui peningkatan kapasitas pelayanan pendidikan di Kota Tangsel.

”Jadi, anak-anak bisa nanti bekerja keras, disiplin dalam belajar demi meraih mimpi yang sudah ditentukan sekarang. Saya yakin semuanya bisa melakukannya,” katanyam

Kepala DPMP3AKB Tangsel, Khairati, menjelaskan, peserta forum anak ini sebanyak 85 anak perwakilan sekolah SMP, SMA se-Tangsel yang telah mendaftarkan diri secara online untuk bergabung menjadi pengurus dan anggota forum anak baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan.

“Kami berharap forum anak ini dapat menjadi forum sebagai wadah partisipasi anak yang diminati oleh anak-anak se-k/Kota Tangsel,” singkatnya.

Adapun isi deklarasi Forum Anak Tangsel tersebut meliputi :

1.Tidak menikah di usia anak. 

2. Tidak melakukan seks bebas diluar nikah. 

3. Katakan Tidak Pada NAPZA dan Pornografi.(MRI/RGI)

BANTEN
PLN UID Banten Siagakan Ratusan Personel Percepat Layanan Penyambungan Listrik

PLN UID Banten Siagakan Ratusan Personel Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Sabtu, 18 April 2026 | 09:31

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menggelar apel gelar pasukan penyambungan listrik sebagai langkah untuk mempercepat layanan pasang baru dan perubahan daya bagi pelanggan di wilayah Banten, Jumat, 17 April 2026.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

BANDARA
Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Rabu, 15 April 2026 | 21:10

Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.

KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill