Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah nama telah tampil ke permukaan publik berhasrat menjadi orang nomor satu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mereka mulai unjuk gigi berkontestasi di Pilkada Tangsel 2020.
Partai politik di Tangsel yang telah melakukan penjaringan bakal calon (bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota pun ramai peminat. Formulir penjaringan pun laris manis.
BACA JUGA:
Salah satu sosok yang juga turut meramaikan bursa bacalon Wali Kota Tangsel adalah mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, yakni Dudung E Diredja.
Dudung yang pernah menjabat Sekda selama dua periode itu telah mendaftarkan diri di PKB, PPP, dan PAN. Kini, pria yang tengah menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Tangsel ini pun telah mendaftar di penjaringan Partai Gerindra, Jumat (15/11/2019) di Serang, Banten.
“Alhamdulillah, hari ini saya sudah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Tangsel melalui Partai Gerindra,” ucap Dudung saat dihubungi TangerangNews, Jumat (15/11/2019).
Dudung menjelaskan, tekad bulatnya ini merupakan komitmen dirinya untuk senantiasa berusaha merubah Kota Tangsel menjadi lebih baik.
“Kita harus menjadi pilihan alternatif masyarakat, karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," tuturnya.
Ia berharap agar Partai berlambang Garuda dapat menjadi kendaraan politiknya dalam berkiprah lebih lanjut di Kota Tangsel.
Dudung menambahkan, kedatangannya pada hari ini juga ke partai besutan Prabowo Subianto itu menjadi awal baginya untuk mewujudkan tekadnya tersebut.
“Ini adalah hari Jumat, dikenal sebagai hari yang barokah (penuh berkah) untuk kita semua. Semoga Partai Gerindra dan kita semua mampu menjadi kekuatan yang utuh untuk Tangsel yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(MRI/RGI)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGDi tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews