Connect With Us

Tren Cashless Society di BSD City Rambah Pasar Tradisional

Yudi Adiyatna | Rabu, 27 November 2019 | 17:55

Kegiatan diskusi interaktif yang bertajuk Ngobrol@Tempo yang digelar Sinar Mas Land bekerjasama dengan Tempo Media Group. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Era digital telah menggeser perilaku bertransaksi masyarakat dari menggunakan uang fisik baik berupa koin maupun kertas menjadi cashless.

Pola pembayaran yang hanya cukup menggunakan ponsel pintar ini bahkan telah merambah hingga ke pasar tradisional, seperti yang terjadi di kawasan BSD Society.

“Di BSD City sendiri, penggunaan cashless bahkan sudah dikenal baik sampai ke Pasar Modern dan Pasar Modern Intermoda.,” ujar Panji Himawan selaku Corporate Communication & Public Affairs Division Head Sinar Mas Land dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Rabu (27/11/2019).

Pembahasan terkait cashless mengemuka dalam diskusi interaktif yang digelar  Sinar Mas Land berkolaborasi dengan Tempo Media Group. 

Kegiatan bertajuk Ngobrol@Tempo itu membahas tentang cashless payment getaway. 

BACA JUGA:

Isu yang dibahas dalam forum diskusi ini meliputi kriteria pelaku cashless di pasar tradisional, keuntungan dan kekurangan metode cashless, alur transaksi perputaran uang di pasar tradisional setelah metode transaksi cashless berlaku, kerja sama dengan vendor dan bank di Indonesia, serta alat yang dibutuhkan dalam penerapan metode cashless. 

Panji mengatakan, penggunaan metode cashless di pasar tradisional diyakini dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, keamanan, kecepatan dalam bertransaksi, baik bagi pihak pembeli maupun penjual.

“Tidak hanya kemudahan bertansaksi di mal atau pasar tradisional, Sinar Mas Land juga telah menerapkan metode pembayaran cashless untuk setiap penghuni/ warga yang hendak melalukan pembayaran IPL,” tambah Panji. 

Bahkan, kemudahan itu, kata dia, untuk di kawasan BSD City telah didukung dengan infrastruktur  dan fasilitas, seperti traffic command centre, high-speed internet fiber optic dan beberapa fasilitas lainnya.

Acara Ngobrol@Tempo dihadiri oleh beberapa berbagai pembicara seperti Burhan Solihin (Direktur Eksekutif Tempo.co), Tini Wartini (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika RI – Kabupaten Tangerang), Tita Ayuditya Surya (Kasi Fasilitasi Platform Ekosistem Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika RI), Suhendro (Direktur Eksekutif Asosiasi Pengola Pasar Indonesia), Ramadhany Herlambang (Head of Product Dvelopment Sinar Mas Land).(MRI/RGI)

 

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill