Connect With Us

Jangan Abaikan Gusi Berdarah, ini Penjelasan Dokter Ahli

Rachman Deniansyah | Kamis, 28 November 2019 | 17:30

Kegiatan penyuluhan kesehatan gigi di RS Asshobirin, Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (28/11/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Salah satu masalah kesehatan gigi adalah gusi berdarah. Hal itu menandakan kondisi mulut dan gigi seseorang tak terjaga secara maksimal.

Hal itu dikatakan oleh Dokter Gigi Spesialis Periodonsia Rumah Sakit Asshobirin Nurul Adha dalam penyuluhan kesehatan gigi kepada puluhan masyarakat di RS Asshobirin, Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (28/11/2019).

BACA JUGA:

Nurul mengatakan, penyuluhan yang menjadi salah satu rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN)  itu bertujuan agar masyarakat mengetahui bahayanya penyakit gingivitis (gusi berdarah) apabila tidak dirawat secepatnya. 

 Menurutnya, banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang bahayanya gusi berdarah. 

"Gusi berdarah kalau tidak dirawat bisa menjadi penyakit yang lebih parah," ucap Nurul. 

Menurutnya, jika berkelanjutan dan tak dirawat, maka akan menimbulkan Periodontitis. 

"Periodontitis adalah kelanjutan dari Gingivitis yang dapat merusak ligament periodontal dan tulang pendukung gigi," jelas Nurul. 

Nurul melanjutkan, jika masih dibiarkan, maka akan menimbulkan Periodontitis Kronik, yaitu kondisi ligamen dan tulang sudah rusak, gigi pun mulai longgar dan perlu dicabut. 

Bahkan, kata Nurul, jika kesehatan gigi dan mulut tak dirawat, maka dapat berpotensi menimbulkan penyakit berbahaya lainnya. 

"Gangguan yang terjadi pada gigi dan gusi diketahui dapat menyebabkan berbagai penyakit lain yang lebih serius,  seperti penyakit jantung, diabetes, demensia, gangguan kehamilan dan stroke," terangnya. 

Nurul menerangkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kesehatan gigi dan mulut terganggu, salah satunya teknik penyikatan gigi yang kurang tepat. 

"Posisikan sikat gigi pada sudut 45 derajat dari gusi. Gerakkan sikat gigi dengan lembut dari gigi ke gigi untuk mencakup setiap permukaan, setelah itu sikat lidah dengan lembut," tuturnya. 

Menurutnya, jika teknik penyikatannya benar, maka sikat gigi tak akan membentur karang dan gusi pun akan sehat. "Jadi untuk menghindari gusi berdarah juga," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, hal yang tak kalah pentingnya adalah memeriksa kesehatan gigi secara rutin. 

"Pergi ke dokter gigi secara rutin, yaitu enam bulan sekali. Walaupun tidak sakit giginya, tetap periksa aja. Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah," ujar Nurul.

Direktur RS Asshobirin Tri Widowati menambahkan, untuk melayani kesehatan gigi masyarakat, kini Rumah Sakit Asshobirin telah menyediakan poli gigi dan mulut yang buka pada pagi, siang, dan sore hari. 

"Jadi enggak perlu lagi jauh-jauh ke Rumah Sakit Umum Tangsel. Di sini juga ada poli gigi yang ditangani oleh dokter gigi spesialis," ungkap Tri di lokasi yang sama. 

Menurutnya, kesehatan gigi memang sangat penting. Selain klinik yang telah disediakan, pihaknya juga akan terus menyosialisasikan pentingnya kesehatan gigi itu. 

"Semoga apa yang disampaikan pada penyuluhan ini dapat menjadi pengetahuan dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

Senin, 27 Juli 2026 | 17:59

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

WISATA
Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 | 10:06

Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung

KOTA TANGERANG
Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.

TEKNO
Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Senin, 27 Juli 2026 | 20:21

Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill