Connect With Us

Telan Korban Jiwa, BPBD Tangsel Sebut Turap di Setu Rapuh

Rachman Deniansyah | Senin, 2 Desember 2019 | 23:07

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Chaeruddin (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Turap di wilayah Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ambrol, Senin (2/12/2019) sore. 

Usai memeriksa kondisi di lokasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel menyebut, peristiwa yang menewaskan Anggi Febriyanti, 26, serta melukai anaknya, DA, 3 tahun, karena rapuhnya bangunan turap tersebut.

"Turapnya itu sendiri kurang kuat," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Chaeruddin di lokasi.

Ia menjelaskan, rapuhnya turap karena tidak memiliki pondasi yang kokoh, karena tidak ada besi pada pondasi.

Kondisi tersebut membuat turap tidak mampu menahan beban saat diguyur hujan, terlebih ketika terjadi pergeseran tanah seperti disebut BPBD Tangsel sebagai pemicu peristiwa tersebut.

Kepala Bagian Program dan Anggaran Pusat Teknologi Reduksi Resiko Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  Nur Hidayat mengatakan hal yang sama.

Baca Juga :

 

Menurutnya, kondisi turap semakin parah dengan lapisan soil (tanah) cukup tebal di area longsor. 

"Saya lihat material yang longsor tadi, tanahnya urukan," ucapnya.

Ketebalan tanah pada turap itu, berdampak turap tidak mampu menahan beban yang berat, terlebih saat diguyur hujan.

"Soil (tanah) yang cukup tebal, jadinya enggak kuat buat nahan beban yang cukup besar. Kalau bergetar mempercepat terjadinya proses pergerakan tanah dan itu terbukti jalanan retak dan air mulai banyak meresap ke tanah retak," terangnya. 

Kontur tanah seperti di lokasi menurutnya tidak cocok dibuat turap, maka harus ada solusi lainnya.

"Jadi sebaiknya tingkat penduduk harus dikurangi, kemudian lalu lalang mobil padat yang menambah beban, baik beban tetap atau bergerak juga harus dikurangi," tutupnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:36

Rumah di Binong Permai, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dibobol maling saat ditinggal penghuninya bepergian ke luar kota.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill