Connect With Us

Airin Kesal Camat Tak Koordinasi Bantah Gubernur Banten

Rachman Deniansyah | Selasa, 17 Maret 2020 | 20:33

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

.

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany angkat bicara soal Camat Pondok Aren yang telah membantah pernyataan Gubernur Banten Wahidin Halim, soal adanya pasien positif Corona (COVID-19) di Tangerang Selatan yang meninggal.

Airin mengaklaim  yang dilakukan oleh Camat Pondok Aren merupakan bentuk semangat yang ditunjukkan guna mendukung program Provinsi Banten dalam rangka untuk melakukan pencegahan Corona.

Tetapi salah karena tak ada koordinasi terlebih dahulu sebelum melakukan hal tersebut. "Ada beberapa hal yang tentunya harus berkoordinasi dulu dengan Dinkes. Dan tidak serta merta," ungkap Airin di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Selasa (17/3/2020). .

Baca Juga :

Atas hal itu, Airin kini berharap agar ke depannya, informasi mengenai penyebaran virus Corona itu menjadi satu pintu. .

Hal itu betujuan agar tidak ada informasi mengenai Pandemi Corona yang simpang siur. "Hasil Rapim menetapkan segala informasi harus bersumber dari Dinas Kesehatan serta Dinas Komunikasi dan Informatika,” pungkas Airin.(DBI/HRU)

BISNIS
Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kamis, 10 September 2026 | 22:13

Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Life Jacket di Perairan Selat Sunda

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Life Jacket di Perairan Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 08:58

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian speed boat berisi rombongan jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill