Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar pemeriksaan cepat (rapid test) COVID-19 di dua wilayah Tangerang Selatan, pada Kamis (14/5/2020) dan Jumat (15/5/2020).
Hari pertama di Kantor Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, BIN menyediakan 500 alat rapid test, dan 750 alat rapid test di hari kedua.
"Kegiatan ini tadinya kita laksanakan hanya satu hari, tapi melihat situasi banyak masyarakat yang ingin tes. Sehingga tes diperpanjang dua hari," ujar Direktur 24 BIN, Brigadir Jenderal TNI Irwan Mulyana, Jumat (15/5/2020).

Dari rapid test yang digelar BIN tersebut, terdapat sejumlah orang yang dinyatakan reaktif.
"Hingga pukul 14.00 WIB, sudah terdapat 565 orang yang menjalani rapid test. 29 orang dinyatakan reaktif untuk dilanjutkan melakukan test swab," katanya.
Kemudian, dari 29 orang yang menjalani tes swab itu, terdapat 16 orang yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.
"Data itu pun langsung dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tangerang Selatan, untuk nantinya dirujuk ke RS rujukan," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang memantau jalannya rapid test massal tersebut, mengapresiasi langkah BIN dalam membantu mempercepat penanganan COVID-19 di wilayah Tangsel.
"Mewakili Pemkot Tangsel, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BIN yang selama dua hari menyelenggarakan rapid test di Pondok Betung, Tangsel," singkat Benyamin.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGDebit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews