Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan
Kamis, 2 April 2026 | 21:30
Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar pemeriksaan cepat (rapid test) COVID-19 di dua wilayah Tangerang Selatan, pada Kamis (14/5/2020) dan Jumat (15/5/2020).
Hari pertama di Kantor Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, BIN menyediakan 500 alat rapid test, dan 750 alat rapid test di hari kedua.
"Kegiatan ini tadinya kita laksanakan hanya satu hari, tapi melihat situasi banyak masyarakat yang ingin tes. Sehingga tes diperpanjang dua hari," ujar Direktur 24 BIN, Brigadir Jenderal TNI Irwan Mulyana, Jumat (15/5/2020).

Dari rapid test yang digelar BIN tersebut, terdapat sejumlah orang yang dinyatakan reaktif.
"Hingga pukul 14.00 WIB, sudah terdapat 565 orang yang menjalani rapid test. 29 orang dinyatakan reaktif untuk dilanjutkan melakukan test swab," katanya.
Kemudian, dari 29 orang yang menjalani tes swab itu, terdapat 16 orang yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.
"Data itu pun langsung dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tangerang Selatan, untuk nantinya dirujuk ke RS rujukan," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang memantau jalannya rapid test massal tersebut, mengapresiasi langkah BIN dalam membantu mempercepat penanganan COVID-19 di wilayah Tangsel.
"Mewakili Pemkot Tangsel, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BIN yang selama dua hari menyelenggarakan rapid test di Pondok Betung, Tangsel," singkat Benyamin.(RMI/HRU)
Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
TODAY TAGCuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews