Connect With Us

Dikabarkan Sakit, Muhammad ‘Bolos’ saat Pengundian Nomor Urut Cawalkot Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 24 September 2020 | 21:28

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Muhamad. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Muhammad, calon Wali Kota Tangsel tidak tampak saat pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) untuk Pilkada Tangsel, Kamis (24/9/2020).

Kabar yang beredar, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel itu sedang sakit. Sehingga, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, hadir seorang diri didampingi petinggi partai pengusung.

"Memang hari ini Babeh Muhammad direkomendasikan oleh dokter untuk istirahat, karena memang faktor kelelahan," kata Saras kepada awak media.

Saras tidak merinci kondisi kesehatan pasangann politiknya di Pilkada Tangsel itu. Ia hanya menyebut, Muhammad perlu beristirahat karena kelelahan fisik. 

"Beliau itu kelelahan, karena kalau di rumah memang beliau itu biasanya didatangi oleh warga dari jam 6 pagi sampai jam 2 pagi. Itu hampir tiap hari. Mohon doanya supaya beliau bisa lekas sembuh kembali untuk bisa menyapa warga," terangnya. 

Juru Bicara Relawan Muhamad-Saraswati, Badrussalam menambahkan, selain kelelahan, Muhamad juga menderita sakit maag. 

"Jadi memang dalam beberapa hari kemarin (sakit) karena asam lambungnya naik, " ujar Badrus saat dikonfirmasi. 

Ia juga menepis kabar sakitnya Muhamad diakibatkan karena tertular COVID-19. 

"Jadi kalau ada kabar beredar bahwa Muhamad terpapar COVID, itu enggak benar. Karena sudah tiga kali swab dan hasilnya negatif," kata dia. (RMI/RAC)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill