Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com- Head of Marketing dan DJ Viper club Bagus Hardianto mengatakan, pihaknya membantah bahwa semalam telah beroperasi.
Hal itu dapat dibuktikan dengan telah datangnya petugas Kepolisian dari Polsek dan Polres Tangerang Selatan. "Mungkin persaingan bisnis yang kirim video itu min.
Kan bisa berada di kalangan mana saja min. Jadi intinya kami membantah min semalam tidak beroperasi lebih dari jam 8 malam," katanya.
Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono juga saat dikonfirmasi mengatakan, polisi telah melakukan pengecekan ke klub malam tersebut pada Kamis (1/10) dini hari. Namun tidak ditemukan adanya aktivitas di klub malam tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya Oton yang mengaku warga sekitar klub malam tersebut mengatakan, merasa kecewa dengan tempat hiburan malam di Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang beroperasi layaknya tak kenal PSBB.
Video : Tempat Hiburan di Gading Serpong Beroperasi Normal
“Tampak dari luar terlihat tutup, namun ternyata beroperasi hingga pukul 03.00 WIB dini hari.
"Kalau lihat dari luar tutup min. Tapi banyak mobil terparkir di luar. Beroperasi sampai jam 3 pagi. Kalu dia bantah besok-besok saya video-in lagi deh yang ada tanggalnya, " kata Oton seorang warga sekitar. (RED/RAC)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGPidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews