Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan sudah menerima pendistribusian ribuan vaksin COVID-19 sejak Selasa (12/1/2021) kemarin.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, pada tahap pertama ini Dinas Kesehatan menerima sebanyak 8.920 dosis vaksin.
"Iya benar, sore kemarin vaksin sudah tiba. Sebanyak 8.920," ujar Deden, Rabu (13/1/2020).
Ribuan vaksin tersebut, langsung didistribusikan dan diantar dari laboratorium kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Pendistribusian dilakukan dengan pengawalan yang sangat ketat oleh sejumlah aparat keamanan.
"Saat ini, ribuan vaksin telah disimpan di Gedung Farmasi Dinas Kesehatan Tangerang Selatan," imbuhnya.
Baca Juga :
Dengan demikian, Deden memastikan Dinas Kesehatan telah siap untuk menyalurkan vaksin tersebut guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah Tangsel.
Untuk tahap pertama, penyaluran vaksin akan dilakukan kepada ribuan tenaga medis yang sudah menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19.
"Kami sudah siap. Kami juga telah menyediakan sebanyak 67 fasilitas pelayanan kesehatan, yang terdiri dari 29 puskesmas, 1 Rumah Sakit Umum, 23 rumah sakit swasta, dan 14 klinik swasta," pungkasnya.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews