Connect With Us

Divaksin COVID-19, Nakes Tangsel Mengaku Tenang

Advertorial | Senin, 18 Januari 2021 | 12:49

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mendampingi sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Tangerang Selatan saat menjalani vaksinasi COVID-19 perdana di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, Jumat (15/1/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan tenaga kesehatan (nakes) di Tangerang Selatan menjalani vaksinasi COVID-19 perdana di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, Jumat (15/1/2021). 

Yohana Alfa Agustina, dokter spesialis di RSU Tangsel yang menjadi salah satu peserta vaksinasi mengungkapkan bahwa dirinya kini merasa tenang usai menjalani penyuntikan. 

Terlebih, dirinya juga tidak merasakan gejala apapun setelah menjalani vaksinasi tersebut.

"Penyuntikan sudah benar, tekanan darah saya 110/70, jadi aman. Sekarang sudah 30 menit tidak merasakan apa-apa, aman. Kalau kita membaca ilmiahnya, bahwa ini memang sudah diupayakan agar aman dan sudah trial, saya yakin saja," singkatnya.

Vaksinasi perdana itu juga langsung ditinjau oleh Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni, serta jajaran yang lainnya. 

"Pagi hari ini saya meninjau pemberian vaksin COVID-19 tahap pertama yang ditujukan kepada tenaga kesehatan," ujar Benyamin di RSU Tangsel.

Selain di RSU Tangsel, proses vaksinasi perdana di tahap pertama ini juga dilaksanakan secara serentak di Puskesmas Setu, Puskesmas Jombang, Puskesmas Kampung Sawah, dan Puskesmas Jurang Mangu.

"Tersedia sebanyak 8.920 (dosis) vaksin pada tahap pertama ini yang semuanya ditujukan untuk tenaga kesehatan," ujar Benyamin. 

Benyamin menuturkan, setiap peserta vaksin nantinya akan menjalani proses penyuntikan untuk dosis kedua, belasan hari berikutnya.

Puluhan tenaga kesehatan (nakes) di Tangerang Selatan saat berswa foto bersama di RSU Tangsel, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga :

"Dengan selang waktu kurang lebih 11 hari sejak hari ini. Nanti akan didrop lagi vaksinnya dari Pemerintah Pusat," ujar Benyamin. 

Dengan demikian, Benyamin berharap jika proses vaksinasi yang telah berjalan di Tangsel ini dapat menurunkan kasus COVID-19 yang kini masih terlampau tinggi.

"Ya saya berharap bahwa kekebalan tubuh ini dapat mendorong penerima vaksin agar bisa terhindar dari penularan corona virus. Kita harapkan nanti setelah itu akan turun zonanya beberapa waktu kemudian," harap Benyamin. 

Lebih lanjut, Direktur Utama RSU Tangsel Umi Kulsum menuturkan, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di RSU Tangsel ini terbagi menjadi dua sesi. 

Pada tahap pertama ini, vaksinasi diberikan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di Tangsel. 

"Setiap sesi terdiri dari 30 peserta tenaga kesehatan. Tentunya mereka adalah tenaga kesehatan yang sudah terdaftar di dalam aplikasi. Untuk di RSU Tangsel ini terdapat 719 orang," papar Umi.

Namun sebelum menjalani vaksinasi, seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan skrining.

"Dilihat kembali, apakah ada peserta yang mempunyai komorbid atau tidak saat pelaksanaan vaksinasi. Nanti akan di-skrining kembali," tuturnya.

Ia pun berharap agar seluruh nakes yang telah berjuang dan berhadapan langsung dengan ancaman COVID-19 ini, mendapatkan vaksin.

"Tentunya semoga dapat berjalan dengan baik. Selain itu, saya berharap agar vaksin COVID-19 ini ke depannya dapat menurunkan jumlah penularan COVID-19," harapnya. (ADV)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

NASIONAL
Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Senin, 27 Juli 2026 | 14:28

Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK). 

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill